detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA Gunde Frendisia  ″1 reason, exclusivity. Harga yg pantas, tp cb bandingin sm HH android dgn harga lbh murah, hardware yg \"mungkin\" lbh superior, fitur OS.. ″
  • PRO maapgaptek  ″Ga papalah harga tinggi, demi menjaga gengsi dan biar terlihat gaul.. duit duit gw ini. Dan yang paling penting gw bisa poto2an lewat instagram.. ″
19%   81% 

Selengkapnya


Minggu, 05/09/2010 10:53 WIB

Snakebot, Robot Ular yang Bisa Bernyanyi
Febrina Ayu Scottiati - detikinet


Snakebot (cnet)

Jakarta - Setelah robot kecoak gesit yang bisa membuat seseorang lari terbirit-birit. Kini hadir robot ular yang bisa melilit di pepohonan layaknya ular betulan.

Robot yang dinamai Snakebot ini dibuat oleh Biorobotics Lab Universitas Carnegie Mellon (CMU), Pittsburgh, Amerika Serikat. Seperti dikutip detikINET dari Cnet, Minggu (5/9/2010), Snakebot dikatakan mampu melilit dirinya pada tiang, pepohonan maupun berjalan secara vertikal ke dalam pipa.

Snakebot yang berjalan secara meliuk-liuk itu bahkan mampu menggoyangkan buntutnya di atas pohon, melihat sekelilingnya melalui kepala berisi kamera dan yang lebih menakjubkan ia mampu bernyanyi lagu kebangsaan AS 'Star-Spangled Banner' yang membuatnya mendapat julukan 'Paman Sam'.

Robot tersebut rupanya telah digunakan dalam pelatihan bencana dan suatu saat nanti diharapkan dapat melakukan pencarian dan operasi penyelamatan pada kondisi lapangan yang tidak memungkinkan orang memasukinya.

Modular robot tersebut dibangun dari segmen sensor dan aktuator yang membuatnya bisa merubah ukuran panjang dan dengan mudah untuk dirakit ulang.

Peneliti di CMU mencatat bahwa pada percobaan memanjat pohon, Snakebot baru bisa memanjat pada pohon dengan lebar batang tertentu.

"Para peneliti bekerja untuk merancang, membangun dan memprogram robot ini. Namun masih banyak yang harus diperbaiki agar robot ini mampu memanjat pohon yang lebih tinggi dengan berbagai ukuran pohon dan memudahkan navigasi dari cabang dan kabel," ungkap pihak Universitas Carnegie Mellon.
( feb / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel