detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA Bagas Nugraha  ″Pantaskah iPhone 4S Dihargai Tinggi? Mending ga usah koment yg ga pernah pake iphone.. Hahahahah.. ″
  • KONTRA John Banthink  ″hahhahaha.... marketingnya apel kebakaran jenggot... dasar budak yahudi..... ″
25%   75% 

Selengkapnya


Minggu, 05/09/2010 09:42 WIB

Kemampuan Mendengar Hilang, Nenek Gugat Samsung
Febrina Ayu Scottiati - detikinet


Ilustrasi (Ist.)

Jakarta - Ingin hati membeli ponsel baru untuk berkomunikasi, tapi yang didapat malah duka. Seorang nenek asal Singapura menuntut Samsung setelah ponsel keluaran vendor asal Korea Selatan yang baru ia beli itu dituding merusak pendengarannya.

Kisah ini bermula ketika Lee Sek Foi -- nama si korban -- menelepon suaminya sesaat setelah membeli Samsung seri E1310 di sebuah toko. Namun bukannya mendengar suara sang suami tapi ia justru mendengar suara tajam di telinga kirinya.

"Aku merasa seperti ada jarum yang menusuk telingaku," kata Lee. Ia kemudian berlari kembali ke outlet tempat ia membeli ponsel sambil menangis menahan rasa sakit. Lee kemudian dilarikan ke rumah sakit umum Singapura untuk diperiksa.

Dari beberapa kunjungan pemeriksaannya, Lee kemudian divonis mengalami penurunan kemampuan pendengaran yang tidak bisa disembuhkan di telinga kirinya. Atas kejadian itulah Lee kemudian mengguggat Samsung karena menganggap produknya telah menyebabkan luka berat.

Jelas saja, Samsung coba membela diri dengan tudingan tersebut. Mereka pun mengaku prihatin atas kejadian ini dan menyatakan siap jika dihubungi pihak berwenang.

"Samsung juga telah melakukan investigasi independen dan belum menemukan masalah apapun yang berkaitan dengan ponsel seri E1310," tukas juru bicara Samsung. "Samsung telah mematuhi protokol kontrol kualitas yang ketat dan sesuai dengan standar otoritas," tambahnya.

Dikutip detikINET dari Today Online, Minggu (4/9/2010), pihak pengacara Samsung malah berpendapat bahwa Lee lalai menggunakan ponsel tanpa mengikuti petunjuk sebelumnya. Menurut mereka, Lee tidak memastikan bahwa volume ponsel yang ia gunakan kala itu berada di tingkat yang aman.

Sementara pengacara Lee mengklaim bahwa Samsung yang telah gagal memastikan ponsel buatannya aman untuk digunakan sebelum memasok ke pengecer untuk dijual.


( feb / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Berita Terpopuler

Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel