Berita Terbaru
-
Rabu, 08/02/2012 10:50 WIB
4 Petinggi Yahoo Mundur 'Berjamaah' -
Selasa, 07/02/2012 16:56 WIB
Foto yang Dihapus di Facebook Tidak Benar-benar Lenyap -
Selasa, 07/02/2012 14:23 WIB
Kolom Telematika
Teknologi Cloud, Apakah Membantu? -
Selasa, 07/02/2012 14:10 WIB
Ditutup, MegaUpload Banjir Dukungan -
Selasa, 07/02/2012 13:24 WIB
8 Sosok Bertalenta di Dunia Teknologi -
Selasa, 07/02/2012 13:02 WIB
Idenesia, 'YouTube' Lokal yang Menampung Film Inspiratif
Indeks Berita
Forum I-Net
Thread Pilihan

Selasa, 07/02/2012 14:30 WIB
Inilah 8 Sosok Bertalenta di Dunia Teknologi
Posted : radydjencolePro Kontra
- KONTRA Muhammad Iqbal Annur ″JELAS MAHAL LAH HANDPHONE GA DIBAWA MATI MENDING BUAT AMAL BUAT KEPERLUAN ? MASIH BANYAK UNTUK KELAS RAKYAT.. ″
- KONTRA Wemphy ″Wajar mahal soalnya di indo banyak yg ababil!.. ″
26%
74%
Selengkapnya
Situs Presiden RI Diserang 3 Juta Kali Sehari
Achmad Rouzni Noor II - detikinet
SBY (ist)
serangan cyber sebanyak tiga juta kali dalam sehari. Untungnya, serangan masih bisa
diantisipasi.
Demikian disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring dalam
jumpa pers kesiapan pemerintah dan operator telekomunikasi menyambut Hari Raya Idul
Fitri 1431 H di gedung Kementerian Kominfo, Jakarta, Kamis (2/9/2010).
Tifatul mengungkapkan data itu saat ditanya mengenai fenomena perang cyber sejak
terjadi konflik antara Indonesia dan Malaysia. Ia menegaskan Indonesia tidak menginginkan perang cyber memanas dan lebih menginginkan terjadinya diplomasi yang
baik untuk menjaga hubungan antarnegara.
"Dalam kasus ini diplomasi sebaiknya dikedepankan. Cyber war tidak hanya datang dari
Malaysia, tapi juga banyak negara. Situs presiden saja diserang tiga juta kali dalam sehari," papar menteri.
"Untungnya kami punya ID-SIRTII (lembaga pengawas internet Indonesia) untuk mengantisipasi serangan terhadap situs-situs di Indonesia. Dari Direktorat Jenderal Aptel (Aplikasi dan Telematika), kami juga menyiapkan UU Tipiti (Tindak Pidana Penyalahgunaan Teknologi Informasi) untuk mengantisipasi," lanjut Tifatul.
"Perang cyber bukan hanya bayangan saja, tapi sudah terjadi. Estonia diserang hacker
Rusia hingga lumpuh total. Namun kita tetap harus waspada, jangan terprovokasi.
Belum tentu dari sana (Malaysia) juga," tegas menteri.
Lebih lanjut ia menjelaskan, Indonesia tetap akan mengantisipasi segala bentuk penyerangan cyber. Pun ia mengatakan adalah hal biasa jika dalam kasus ini timbul
situs-situs yang menghina Indonesia.
"Itu sudah biasa. Saya sendiri sering mendapat penghinaan di social media. Biasa
jika orang baru belajar. Per hari jumlahnya bisa ratusan," tandas Tifatul.
( rou / fw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Rabu, 08/02/2012 11:29
Mengintip Tes Daya Tahan yang Dijalani BlackBerry - Rabu, 08/02/2012 10:50
4 Petinggi Yahoo Mundur 'Berjamaah' - Rabu, 08/02/2012 07:57
Nokia Digugat Perusahaan Thailand - Selasa, 07/02/2012 16:04
Hati-hati dengan 'Dompet' BlackBerry 9900 - Rabu, 08/02/2012 11:50
Google Chrome Akhirnya Mendarat di Android
Komentar Terpopuler
- Rabu, 01/02/2012 14:37 WIB
Pantaskah iPhone 4S Dihargai Tinggi? - Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Kamis, 02/02/2012 18:51 WIB
Dirut Telkomsel: Tudingan Pedagang Pulsa Salah Alamat - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Rabu, 01/02/2012 13:14 WIB
6 Alasan Pebisnis Tinggalkan BlackBerry
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- PPATK: Ada 8 Pemilik Transaksi Mencurigakan Kasus Wisma Atlet
- Amir Syamsuddin Diplot Jadi Anggota Dewan Pembina PD





Sending your message


---125x125.gif)
