detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA andre4s  ″knpa hrs bli yg mhl2? L0k da yg murah n lbh \"berkualitas\"!.. ″
  • KONTRA Adie  ″Terlaaaaluuuuuu. Fitur lumayan, but buat gue mendingan Beli galaxi slim dapet 2... ″
26%   74% 

Selengkapnya


Jumat, 27/08/2010 11:10 WIB

Katergantungan Gadget Bisa Bikin Lupa Cara Menulis?
Febrina Ayu Scottiati - detikinet


Ilustrasi (Ist.)

Jakarta - Huruf Pin Yin atau huruf China memang terkenal rumit, namun dengan banyaknya sejumlah perangkat elektronik seperti ponsel dan komputer yang menyediakan huruf China instan justru ditakutkan dapat membuat anak muda di Negeri Tirai Bambu itu lupa cara menulis huruf secara manual.

Dalam sebuah jajak pendapat yang digelar China Youth Daily ditemukan hampir 83 persen dari 2.072 responden mengaku lupa untuk menulis karakter huruf Pin Yin. Seperti dikutip detikINET dari AFP, Jumat (27/8/2010), Li Hanwei, salah satu responden mengaku sering kesulitan menulis kata-kata mudah menggunakan tangan.

"Saya ingat bentuknya tapi lupa bagaimana menuliskannya," tukas Li yang mengaku setiap kali ia lupa karakter huruf, ia langsung mengetik huruf di ponselnya kemudian menyalinnya di kertas.

Survei tersebut menunjukkan sebuah fenomena yang dijuluki 'amnesia karakter' sudah tersebar luas di China. Fenomena itu membuat banyak orang khawatir dengan masa depan sistem penulisan kuno China.

Begitu juga di Jepang, kaum muda yang terlalu bergantung pada komputer dan ponsel dengan sistem berbasis input alfabet juga merasa kesulitan untuk menulis huruf kanji secara manual.

"Saya sudah lupa begitu banyak karakter huruf sehingga saya tidak menulis dengan tangan lagi," ujar mahasiswa Tokyo berusia 22 tahun, Maya Kato. "Ini membuat saya frustasi karena begitu saya ingat hurufnya, seketika itu pula saya lupa lagi," tambahnya.

Sementara menurut Siok Wai Ting, seorang asisten profesor linguistik di Universitas Hong Kong mengatakan bahwa amnesia karakter nantinya dapat mempengaruhi kemampuan membaca seseorang.

"Tidak mungkin kita belajar menulis secara sistematis karena menulis itu sendiri tidak sistematis. Dengan menulis, kita akan mengingat karakter. Membaca dan menulis sangatlah berhubungan," ujarnya.

( feb / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share



Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel