detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • PRO Pituhoppus  ″masalah harga itu relatif,, yg penting kepuasan. orang indo tu aneh wong cuma pemake aja pada berdebat kayak orang paling pinter sendiri. mbok dari.. ″
  • PRO khairul umam  ″kualitas oke , uang berlebihan ..oke2 aja tuch harga segitu bagi yg mampu :D  bagi ane hp jadul udh syukur :D  asal bsa nlpon n sms :D  ckckckckk.. ″
28%   72% 

Selengkapnya


Kamis, 26/08/2010 09:39 WIB

Telkom Siapkan US$ 100 Juta Bangun Satelit Bareng Indosat
Whery Enggo Prayogi - detikinet


(Ist)

Jakarta - PT Telkom Tbk (TLKM) menyiapkan dana investasi USD 100 juta untuk proyek pembangunan satelit terbaru bekerjasama dengan PT Indosat Tbk (ISAT). Pembangunan satelit pun akan memakan waktu tiga tahun.

Hal ini disampaikan Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah di Hotel Gran Melia, Jalan HR Rasuna Said Jakarta, Rabu (26/8/2010) malam.

"Dari total investasi US$ 200 juta, yang gampang saja Telkom punya porsi 50 persen," katanya.

Total investasi USD 200 juta masih dapat berubah dan belum bersifat final. Perseroan bersama ISAT masih memiliki waktu enam bulan sejak ditandatangani nota kesepahaman, untuk menentukan besaran investasi satelit.

"Penentuan investasi satelit enam bulan dari sekarang. Nantinya dana investasi yang kita keluarkan berasal dari internal," ucap Rinaldi.

Usai nota kesepahaman, terdapat tim dari kedua belah pihak yang akan menentukan planning, spesifikasi teknis foot print, serta harga. "Pembangunan juga tidak bisa sebentar, berdasarkan pengalaman yang ada mencapai tiga tahun," ungkap Rinaldi.

Satelit yang akan terbangun diharapkan mengorbit di slot 150,5 derajat bujur timur yang sekarang diisi satelit Palapa C2. "Kita kan ada slot 150,5 dan kita perlu broadcasting dan lain-lain dan kita butuh pelanggan satelit," tuturnya.

Kerjasama pembangunan infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi belanja modal (capex) diantara kedua perusahaan telekomunikasi ini.

( wep / rns )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel