detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA Muhammad Iqbal Annur  ″JELAS MAHAL LAH HANDPHONE GA DIBAWA MATI MENDING BUAT AMAL BUAT KEPERLUAN ? MASIH BANYAK UNTUK KELAS RAKYAT.. ″
  • KONTRA Wemphy  ″Wajar mahal soalnya di indo banyak yg ababil!.. ″
26%   74% 

Selengkapnya


Rabu, 18/08/2010 10:15 WIB

Aplikasi Mata-Mata Sembunyi di Balik Game Android
Wicak Hidayat - detikinet


Screenshot (F-Secure)

Jakarta - Sebuah game Android, yang sekilas nampak tak punya 'dosa' apa-apa, ternyata punya kemampuan di luar dugaan. Aplikasi itu bisa jadi  mata-mata untuk melacak lokasi ponsel.

Adanya program jahat di balik game Android itu dikemukakan oleh Mikko Hypponen, Chief Research Officer F-Secure, dalam blog resmi F-Secure yang dikutip detikINET, Rabu (18/8/2010). "Sebuah game bernama Tap Snake ternyata bukan hanya game, ini merupakan klien untuk aplikasi mata-mata bernama GPS Spy," tulis Mikko.

Di permukaan, game Tap Snake adalah game 'ular-ularan' pada umumnya. Namun di balik itu, Tap Snake berjalan di background dan terus aktif meski sedang tak dimainkan. Setiap 15 menit, game itu akan melaporkan lokasi GPS ponsel ke server.

GPS Spy, menurut Mikko, adalah layanan mata-mata berbayar dengan biaya langganan USD 4.99 (sekitar Rp 45.000). Setelah di-download, aplikasi ini akan meminta pengguna memasang game Tap Snake pada ponsel yang mau dimata-matai.

Pengguna GPS Spy harus memiliki akses fisik ke ponsel yang ingin dimata-matai. Hal itu perlu untuk memasukkan kode pada game yang memungkinkan akses mata-mata ke ponsel yang jadi target. Dengan demikian, Tap Snake sulit digunakan untuk memata-matai secara remote tanpa peran aktif pengguna ponsel yang jadi target.

Mikko memperkirakan Google akan segera mencabut Tap Snake dari Android Market. Bahkan, Google diduga akan mematikan aplikasi tersebut dari pusat sehingga tak ada lagi ponsel Android yang memasangnya.

( wsh / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share



Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel