detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA Muhammad Iqbal Annur  ″JELAS MAHAL LAH HANDPHONE GA DIBAWA MATI MENDING BUAT AMAL BUAT KEPERLUAN ? MASIH BANYAK UNTUK KELAS RAKYAT.. ″
  • KONTRA Wemphy  ″Wajar mahal soalnya di indo banyak yg ababil!.. ″
26%   74% 

Selengkapnya


Selasa, 06/04/2010 17:28 WIB

Video Penembakan di Irak Disebut Mirip Video Game
Wicak Hidayat - detikinet


Screenshot video WikiLeaks.org

Jakarta - Sebuah video aksi penembakan di Irak, yang menewaskan wartawan Reuters, telah dibocorkan di internet. Aksi dalam video itu disebut mirip video game.

WikiLeaks, situs yang membocorkan informasi rahasia yang perlu diketahui publik, telah menerbitkan sebuah video yang cukup mengerikan. Dalam video itu ditampilkan aksi penembakan oleh tentara AS yang akhirnya menewaskan seorang wartawan foto dari Reuters, asisten sang wartawan serta beberapa warga sipil.

Seperti dikutip detikINET dari Kotaku, Selasa (6/4/2010), video itu mulai menarik perhatian kalangan media di Amerika Serikat. Termasuk, salah satunya, siaran berita Fox News.

Julian Assange, salah satu penasihat di WikiLeaks, mengumumkan video tersebut pada pers di AS. "Perilaku pilot dalam video itu tampak seperti sedang bermain video game. Seakan-akan mereka hendak meraih high score dalam game," sebut Assange dalam laporan di Fox News.

Michael McWhertor dari Kotaku menduga komentar Assange itu merujuk pada sikap 'biasa-biasa saja' yang ditunjukkan oleh para tentara yang melakukan penembakan. Hal ini, sebut McWhertor, serupa dengan dialog pada video game.

Tentunya, ujar McWhertor, para pembuat game perang menampilkan dialog semacam itu karena mereka mencoba membuat game yang mirip dengan kenyataan. "Apakah kemudian menjadi wajar untuk membandingkan adegan (dalam video itu-red) dengan video game? Saya rasa hal itu masih perlu dibahas lebih lanjut," ujarnya.

Tak bisa dipungkiri, aksi penembakan yang ditampilkan dalam video itu akan membangkitkan perasaan yang campur-aduk. Apalagi ditambah keterangan bahwa yang meninggal adalah wartawan, sekelompok warga sipil, serta ada juga dua orang anak kecil yang terluka.

Video tersebut bisa disaksikan di YouTube. Selain itu, WikiLeaks juga telah mendirikan sebuah situs khusus seputar insiden itu yang beralamat di CollateralMurder.com.

( wsh / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share



Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel