detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA Bjodjojo Séptìäñö Lìü  ″Gak pantas banget.. ″
  • PRO Renata Siti  ″Pantas2 saja.... Mahal relatif... Yang kontra itu yang gak sanggup beli pastinya... Segala alasan negatif di cari2 hanya dan hanya untuk menenangkan.. ″
28%   72% 

Selengkapnya


Jumat, 19/03/2010 20:25 WIB
Sony Disomasi Sony
Sony Corp Resmi Cabut Somasi Sony AK
Achmad Rouzni Noor II - detikinet


Screenshot situs Sony Corp global

Jakarta - Sony Corporation Jepang akhirnya resmi mencabut somasi yang dilayangkan kepada blogger Indonesia, Sony Arianto Kurniawan. Dengan demikian, kasus ini dianggap sudah selesai oleh raksasa elektronik itu.

"Sony Corp di Jepang sudah membuat keputusan final. Melanjutkan yang kemarin sudah disepakati bersama, nama domain itu (sony-ak.com) bisa tetap digunakan oleh mas Sony AK," kata Rini F Hasbi, Senior Manager Head of Marketing Communications  Sony Indonesia, kepada detikINET, Jumat (19/3/2010).

Menurutnya, keputusan itu sudah ditandatangani hari ini oleh pihak Trademark Sony Corp di  Jepang. Dengan demikian, somasi yang sempat  dilayangkan kepada Sony AK melalui kuasa hukumnya di Indonesia, bisa dibilang resmi dicabut.

Namun begitu, Rini tak mau mengungkap detail pencabutan somasi itu. Somasi yang  diterima Sony AK sebelumnya, sempat diklaim oleh pihak Sony Corp merupakan "tanggung jawab" dari sang  kuasa hukum -- Hadiputranto, Hadinoto & Partners  (HHP).

"Soal HHP, kami nggak bisa komentar. Biar mereka  (Trademark Sony Corp-red.) yang akan menyikapi.  Namun yang pasti, somasi untuk Sony AK sudah resmi dicabut," tegas Rini.

Sebelumnya, kasus soal ribut-ribut nama domain berbau "Sony" ini bermula sejak HHP selaku kuasa hukum Sony Corp mengirimkan surat somasi sans prejudice. Namun sayangnya, HHP hingga kini tak pernah mau buka suara ketika coba dikonfirmasi media.

Kemudian, tentang Sony Corp yang sebelumnya didesak oleh komunitas internet untuk mengeluarkan permintaan maaf secara terbuka dan luas, Rini mengaku tak bisa berkomentar. "Soal permintaan maaf, kami tak bisa komentar," tandasnya.

( rou / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel