Berita Terbaru
-
Kamis, 09/02/2012 13:24 WIB
BlackBerry 10 Siap Tantang iPhone & Android -
Kamis, 09/02/2012 11:33 WIB
Symbian Belle Hadir di Nokia N8 cs -
Rabu, 08/02/2012 16:10 WIB
BlackBerry Diklaim Nomor 1 di Sejumlah Negara, Indonesia? -
Rabu, 08/02/2012 15:47 WIB
RIM: BlackBerry App World Lebih Menguntungkan dari Android -
Rabu, 08/02/2012 15:00 WIB
Galaxy S III Jadi Smartphone Tertipis di Dunia? -
Rabu, 08/02/2012 13:55 WIB
Printer Laser Lebih Hemat 60% Ketimbang Inkjet
Indeks Berita
Forum I-Net
Thread Pilihan

Kamis, 09/02/2012 12:42 WIB
Diancam Mau Didemo, Apple Tegaskan Peduli Nasib Buruh
Posted : radydjencolePro Kontra
- PRO Pituhoppus ″masalah harga itu relatif,, yg penting kepuasan. orang indo tu aneh wong cuma pemake aja pada berdebat kayak orang paling pinter sendiri. mbok dari.. ″
-
PRO khairul umam
″kualitas oke , uang berlebihan ..oke2 aja tuch harga segitu bagi yg mampu
bagi ane hp jadul udh syukur
asal bsa nlpon n sms
ckckckckk.. ″
28%
72%
Selengkapnya
Canon EOS dan Legria Beda Nasib
Fajar Widiantoro - detikinet
Legria FS21 (canon)
Dalam test drive Canon Legria terbaru bertempat di Gunung Bromo, Jumat (19/3/2010). Yase Defrisa Marketing Executive PT.Datascript selaku distributor tunggal Canon menjelaskan kepada detikINET.
Menurut Yase, pasar Indonesia itu unik dan tak bisa ditebak. Kita ingat beberapa tahun lalu ketika EOS 350D hadir, tren konsumen terhadap kamera DSLR langsung meningkat pesat. Bahkan kini EOS telah menyasar konsumer entry level. "Bahkan kedudukan PowerShot sendiri mungkin bisa tergeser oleh EOS nantinya," jelas Yasenya.
Tawaran fitur dan teknologi EOS tersebut ternyata disambut baik oleh konsumen mulai dari entry level hingga profesional. "Nah, karena itu EOS menjadi laris manis bak kacang goreng," papar Yase.
Sayang hal ini tak berlaku bagi Legria, selaku sub-brand Canon di ranah camcorder. "Menurut saya, Canon pusat sampai saat ini selalu menekankan pada kualitas tinggi, yang berdampak pada harga. Berbeda seperti kompetitor, Canon tak agresif menyasar produk di harga murah," jelasnya.
Padahal kita tahu, bahwa selera pasar Indonesia adalah camcorder murah meriah dengan tampilan user friendly. Tengoklah Sony, yang secara konsisten mendominasi camcorder entery level negeri ini, dengan fitur layar sentuhnya.
Jika dibandingkan Sony, Canon memang masih jauh tertinggal untuk pasar camcorder. Sony sendiri di akhir 2009 masih mendominasi market share di urutan satu, semetara Canon harus puas di posisi empat. Sony dikatakan terkesan menjual camcorder berharga murah, sementara Canon menjual camcorder berteknologi tinggi.
Jadi bagaimana Legria, Kapan bisa mengikuti kesuksesan EOS?
( fw / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Kamis, 09/02/2012 13:08
Berharap Lahirnya Mark Zuckerberg 'Made in Indonesia' - Kamis, 09/02/2012 13:24
BlackBerry 10 Siap Tantang iPhone & Android - Kamis, 09/02/2012 16:20
Motorola Droid Razr, Si Langsing Penuh Aksi - Kamis, 09/02/2012 14:09
Pakai Nama iPad, Apple Dituntut Rp 14 Triliun - Kamis, 09/02/2012 19:08
Operator Masih Tambang Uang Terbesar Huawei
Komentar Terpopuler
- Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone - Selasa, 07/02/2012 14:58 WIB
Ini Dia Ponsel yang Paling Kuat di Suhu Beku - Selasa, 07/02/2012 09:36 WIB
Pekerja Pabrik iPad Belum Pernah Melihat iPad
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- 13 WN Iran yang Terdampar di Tasikmalaya Dideportasi
- Ketika Hitler Berlatih Pidato dan Bercelana Pendek





Sending your message


---125x125.gif)
