Berita Terbaru
-
Kamis, 09/02/2012 17:51 WIB
3 Tren IT Enterprise -
Kamis, 09/02/2012 16:35 WIB
Terjun di Pasar TI, Huawei Siap Saingi IBM cs -
Rabu, 08/02/2012 17:08 WIB
Nokia akan PHK 4.000 Karyawan -
Rabu, 08/02/2012 16:49 WIB
IPO, Facebook Bidik China -
Selasa, 07/02/2012 18:09 WIB
Belajar dari Model Bisnis Freemium Google -
Selasa, 07/02/2012 17:15 WIB
Trio Elektronik Jepang Hadapi Rugi Raksasa
Indeks Berita
Forum I-Net
Pro Kontra
- KONTRA Bjodjojo Séptìäñö Lìü ″Gak pantas banget.. ″
- PRO Renata Siti ″Pantas2 saja.... Mahal relatif... Yang kontra itu yang gak sanggup beli pastinya... Segala alasan negatif di cari2 hanya dan hanya untuk menenangkan.. ″
28%
72%
Selengkapnya
Kolom Telematika
Wahai UKM, Siapa yang Membackup Anda?
Penulis: John Lee - detikinet
ilustrasi (flickr/cc/brennuskrux)
Cukup menakutkan saat Anda berhenti untuk mempertimbangkan bahwa informasi yang paling berharga milik perusahaan bisa menjadi kehilangan terbesar Anda dalam hitungan detik saja. Sebagai sebuah usaha kecil, reputasi Anda, hubungan, dan waktu sangatlah penting bagi kesuksesan Anda, dan downtime ataupun hilangnya informasi bisa menyebabkan kerusakan yang tak bisa diperbaiki.
Statistiknya sangat mengkhawatirkan – meski mengetahui fakta bahwa setidaknya 40 persen data perusahaan akan hilang jika sistem komputer hangus terbakar, rata-rata usaha skala kecil dan menengah (UKM) di Asia Pasifik dan Jepang hanya melakukan backup terhadap 60 persen dari data perusahaan dan pelanggan. Bahkan, hanya satu dari empat (26 persen) yang melakukan backup secara rutin setiap harinya dan 30 persen melakukan backup bulanan atau lebih jarang lagi.
Tidaklah mengejutkan bahwa biaya disebut-sebut sebagai hambatan terbesar untuk mendapatkan perlindungan memadai bagi UKM. Meski separuh dari UKM di Asia Pasifik dan Jepang menghabiskan lebih dari 40 persen biaya budget IT tahunan mereka untuk storage, mereka merasa masih lebih banyak uang lagi yang dibutuhkan untuk benar-benar mengatasi masalah penyimpanan mereka.
Pertumbuhan biaya penyimpanan sering dipersalahkan atas banjirnya informasi yang perlu diamankan, dikelola, dan dikontrol. Meski demikian, backup tidak perlu menjadi mahal dan di sejumlah besar kasus, UKM sebenarnya tidak menggunakan sumber daya penyimpanan mereka secara efisien, yang menjurus ke kenaikan biaya yang tidak perlu. Rata-rata UKM mengelola empat atau lebih metode yang berbeda untuk backup dan menyimpan informasi. Tak heran kalau mereka sangat enggan untuk melakukan backup lebih sering lagi.
Untuk melindungi data mereka secara cepat dan efektif, UKM membutuhkan sistem backup sederhana namun bertenaga yang bisa melakukan backup otomatis dengan biaya yang masuk akal. Dengan pendekatan perlindungan data yang disederhanakan, UKM bisa mengurangi kompleksitas, menghemat waktu dan meningkatkan kehandalan serta ketersediaan di saat yang sama. Solusi yang baik juga akan membantu mereka memanfaatkan secara lebih baik sumber daya penyimpanan mereka untuk mereduksi lebih lanjut biaya perlindungan informasi.
Setiap hari, data penting tidak hanya harus tetap terjaga, tetapi juga bisa diakses oleh orang yang tepat di waktu yang tepat. Anggaran harus sesuai, sementara tingkat produktivitas dijaga atau bahkan diperbaiki. Lebih lanjut, kesesuaian dengan peraturan yang ditetapkan untuk menangani data sensitif harus diraih dan diverifikasi, dan sumber daya yang ada harus dioptimalkan.
Untuk UKM, uang dan waktu yang dimiliki karyawan merupakan hal yang penting, dan selalu ada sesuatu yang lebih mendesak dibandingkan dengan mengelola backup. Akan tetapi, dengan meningkatnya volume data, demikian pula risiko yang dihadapi perusahaan jika data tersebut tidak diproteksi. UKM perlu mencari solusi yang bisa menawarkan manajemen yang lebih sederhana, kemampuan untuk mengubah skala saat bisnis berkembang, dan memanfaatkan secara maksimal investasi yang sudah ditanam untuk memastikan bahwa biaya backup tidak melonjak.
Penulis, John Lee adalah Director, Channel & Alliance, Asia South Region and Country Director, Indonesia, Symantec
( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Jumat, 10/02/2012 19:05
Membludak, Pemesanan Nikon D800 Dihentikan - Jumat, 10/02/2012 17:17
LG: BlackBerry Hanya Mengandalkan BBM - Jumat, 10/02/2012 19:26
Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot 'Avatar' - Jumat, 10/02/2012 19:23
Ingin Rilis Windows Phone, LG Tunggu Nokia Sukses - Jumat, 10/02/2012 11:27
Inikah Bocoran Tampilan iPad 3?
Komentar Terpopuler
- Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone - Selasa, 07/02/2012 14:58 WIB
Ini Dia Ponsel yang Paling Kuat di Suhu Beku - Selasa, 07/02/2012 09:36 WIB
Pekerja Pabrik iPad Belum Pernah Melihat iPad
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel






Sending your message


---125x125.gif)
