Berita Terbaru
-
Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone -
Kamis, 26/01/2012 16:30 WIB
Motorola Gugat Apple Soal iPhone 4S dan iCloud -
Sabtu, 21/01/2012 15:05 WIB
Apple Gugat Samsung Galaxy Nexus -
Rabu, 11/01/2012 11:49 WIB
Kodak Tuntut Apple dan HTC -
Jumat, 06/01/2012 14:34 WIB
Steve Jobs Dijadikan Action Figure, Apple Berang -
Rabu, 04/01/2012 11:58 WIB
Google Borong Paten IBM
Indeks Berita
Forum I-Net
Pro Kontra
- KONTRA Bjodjojo Séptìäñö Lìü ″Gak pantas banget.. ″
- PRO Renata Siti ″Pantas2 saja.... Mahal relatif... Yang kontra itu yang gak sanggup beli pastinya... Segala alasan negatif di cari2 hanya dan hanya untuk menenangkan.. ″
28%
72%
Selengkapnya
Sony Disomasi Sony
Sony Corp Belum Cabut Somasi Sony AK
Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Logo Sony-AK.com
"Tim di HQ (headquarter, kantor pusat Sony Corp di Jepang) masih merampungkan diskusi masalah ini. Kami masih belum bisa beri komentar mengenai somasi balik," jelas Rini F Hasbi, Senior Manager Head of Marketing Communications Sony Indonesia, kepada detikINET, Senin (15/3/2010).
"Kami percaya bahwa fokus dari mas Sony AK adalah mempertahankan domain website-nya, dan dapat diselesaikan dengan solusi yang menguntungkan kedua belah pihak," lanjut dia, lewat pesan singkat.
Ketika dimintai komentarnya soal desakan agar Sony Corp meminta maaf kepada Sony AK secara pribadi dan secara luas kepada komunitas internet Indonesia, Rini selaku juru bicara Sony Indonesia tidak menjawab pertanyaan itu.
Namun tak lama kemudian, ada pesan singkat dari humas konsultan Sony Indonesia yang mengabarkan bahwa Rini sedang dalam kondisi tidak memungkinkan untuk menjawab pertanyaan karena sedang dirundung masalah keluarga. "Mertua Rini sedang kritis di RS (rumah sakit)," tulis SMS itu.
Sebelumnya diberitakan, Sony Corp akan disomasi balik oleh para sahabat dan simpatisan Sony AK, dalam waktu dekat. Mereka tidak terima, ketika Sony Arianto Kurniawan (sony-ak.com) disomasi oleh kuasa hukum Sony Corp lantaran nama "Sony" yang melekat di situs pribadinya--karena alasan kalau-kalau situs dengan label "Sony" itu disalahgunakan dan bisa merusak merek dagangnya.
Sony AK yang menjadi korban pun dihadapkan oleh kuasa hukum Sony Corp dengan dua pilihan sulit: melepas nama "Sony" atau diseret ke meja hijau. Namun Sony AK memilih untuk bertahan. Ia tidak sendirian, banyak pihak yang mendukung dia, baik di dunia nyata maupun dunia maya.
Kasus sengketa nama domain ini pun bergulir cepat bak bola salju, ketika para sahabat Sony AK membuat sebuah grup penggalang dukungan di Facebook dengan nama: "Sony, Jangan Renggut Nama Temanku!". Sejauh ini anggota grup itu sudah lebih dari 8.700 orang.
Selain ancaman somasi balik terhadap Sony Corp, raksasa elektronik itu juga semakin tertekan dengan ancaman boikot atas produk-produknya. Seruan untuk memboikot produk Sony pun mulai ramai disuarakan di Twitter dan Facebook melalui berbagai grup di situs jejaring itu.
( rou / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Jumat, 10/02/2012 17:17
LG: BlackBerry Hanya Mengandalkan BBM - Jumat, 10/02/2012 19:05
Membludak, Pemesanan Nikon D800 Dihentikan - Jumat, 10/02/2012 19:26
Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot 'Avatar' - Jumat, 10/02/2012 19:23
Ingin Rilis Windows Phone, LG Tunggu Nokia Sukses - Jumat, 10/02/2012 11:27
Inikah Bocoran Tampilan iPad 3?
Komentar Terpopuler
- Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone - Selasa, 07/02/2012 14:58 WIB
Ini Dia Ponsel yang Paling Kuat di Suhu Beku - Selasa, 07/02/2012 09:36 WIB
Pekerja Pabrik iPad Belum Pernah Melihat iPad
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Sopir Bus Maut Selamat, Loncat Sebelum Kecelakaan Terjadi
- Satu Keluarga Asal Garut Jadi Korban Kecelakaan Maut di Puncak






Sending your message


---125x125.gif)
