Berita Terbaru
-
Rabu, 08/02/2012 18:45 WIB
Heboh, Facebook Kabarkan Perang Dunia Ketiga -
Minggu, 05/02/2012 10:35 WIB
Arab Saudi Sarang Spam, Belanda Target Utama Phising -
Sabtu, 04/02/2012 17:10 WIB
Menelisik Cara Kerja Android.Counterclank -
Sabtu, 04/02/2012 12:15 WIB
Anonymous Umbar Perbincangan Rahasia FBI -
Sabtu, 04/02/2012 08:57 WIB
Benarkah Android.Counterclank Berbahaya? -
Jumat, 03/02/2012 13:19 WIB
Google Perketat Keamanan Android Market
Indeks Berita
Forum I-Net
Pro Kontra
- KONTRA Aio Wa ″Wahhh.gak pantes tu dihargai segitu,,, iPhone hanya cocok buat wong tuwek yg gaptek n sibuk dgn gengsi N bisnisnya,,tetangga w yg gak lebih kaya dari.. ″
- KONTRA Boeing Hidayat ″Sebenernya kalah jauh jika dibandingkan dgn samsung galaxy S2 kamera kalah layar kalah ma samsung.pantas saja penjualan di 2011 kalah ma S2..cuma.. ″
27%
73%
Selengkapnya
40% Situs Jahat Bersarang di AS
Ardhi Suryadhi - detikinet
Ilustrasi (gettyimages)
Ini merupakan penelitian dari AVG Technologies dan dianalisis berdasarkan laporan ancaman selama periode enam bulan terakhir dari 110 juta pemakai produk keamanan web LinkScanner AVG di seluruh dunia.
Penelitian ini mengindikasikan adanya peningkatan jumlah situs web kejahatan yang menjadikan para pengguna sebagai sasarannya, yang biasanya berfokus pada pencurian data perbankan online, informasi kartu kredit, identitas pribadi dan kata sandi situs sosial.
Deteksi dan analisis dari ancaman itu berbasis pada metode crowd-source unik AVG untuk menganalisis konten web untuk mencari niat jahat atau berbahaya yang telah dilaporkan dari jaringan luas instalasi LinkScanner AVG.
Penelitian AVG menemukan bahwa kode jahat bukan hanya permasalahan dari server-server jahat yang berlokasi di negara-negara dengan penegakan hukum lemah. Pengawasan terhadap server web aktif yang memuat ancaman dari seluruh dunia menemukan bahwa 44 persen server yang telah terkorupsi berada di Amerika Serikat, diikuti oleh Jerman dan China dengan lima persen pada masing-masing negara.
Banyak dari situs-situs ini yang sebenarnya adalah situs-situs usaha yang telah disusupi para peretas untuk memuat konten-konten jahat. Server seperti ini ditemukan di hampir 4.600 lokasi di Amerika Serikat, demikian dikutip detikINET dalam keterangannya, Jumat (12/3/2010).
Sayangnya, riset ini tidak menyebutkan pemilik atau pengendali kejahatan server-server ini. Dengan kata lain, orang-orang atau jaringan tersebut bisa berada di mana saja di seluruh dunia.
Memecahkan Mitos
Karel Obluk, Chief Technology Officer AVG Technologies mengatakan, hasil penelitian ini memecahkan mitos bahwa kode jahat umumnya di-host di negara-negara dimana hukum kejahatan elektronik belum berkembang.
"Riset kami menunjukkan bahwa konten jahat lebih mungkin muncul di server web Amerika dibandingkan di Asia dan Eropa Timur. Hal ini sebenarnya masuk akal karena Amerika Serikat adalah sasaran utama para penjahat ini dan telah memiliki infrastruktur internet yang kaya dan berkembang, yang berarti bahwa ancaman-ancaman itu benar-benar mudah untuk dicapai dan murah untuk di-host," jelasnya.
Yang paling mengejutkan adalah tingginya peningkatan jumlah server hasad enam bulan terakhir. Teknik peretasan masa kini amatlah sulit untuk dideteksi sehingga para pengguna rata-rata tidak dapat mengetahui apakah suatu website aman atau tidak.
"Yang lebih penting untuk diingat adalah dalam periode enam bulan terakhir, sekitar 50 persen dari ranah-ranah yang di-host di server-server tersebut hanya memuat konten yang mengancam sekitar satu hari atau bahkan kurang dari itu. Sifat ancaman ini yang selalu berpindah-pindah membuat mereka sulit ditemukan dan ditambahkan pada sistem perlindungan berbasis reputasi tradisional pada saat yang tepat," ia menandaskan.
( ash / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Jumat, 10/02/2012 19:05
Membludak, Pemesanan Nikon D800 Dihentikan - Jumat, 10/02/2012 17:17
LG: BlackBerry Hanya Mengandalkan BBM - Jumat, 10/02/2012 19:26
Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot 'Avatar' - Jumat, 10/02/2012 11:27
Inikah Bocoran Tampilan iPad 3? - Jumat, 10/02/2012 07:04
Google Chrome 17 Tampil Lebih Ngebut
Komentar Terpopuler
- Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone - Selasa, 07/02/2012 14:58 WIB
Ini Dia Ponsel yang Paling Kuat di Suhu Beku - Selasa, 07/02/2012 09:36 WIB
Pekerja Pabrik iPad Belum Pernah Melihat iPad
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut di Puncak Jam 2 Dini Hari
- TB Silalahi Akan Panggil Diana untuk Buktikan Politik Uang di Kongres PD






Sending your message


---125x125.gif)
