Berita Lain

Indeks Berita

detikInet's Community

Thread Pilihan
forum
Senin, 28/6/2010

All About Xbox 360 Slim & Kinect

Posted : lost_prophet


Kamis, 11/03/2010 17:26 WIB

Domain Khusus Porno Menanti Rapat Penggede Internet
Santi Dwi Jayanti - detikinet

ilustrasi (diolah/flickr/cc/pedro simoes)

Jakarta - Organisasi yang berkuasa atas penetapan akhiran nama domain di dunia, Internet Corporation for Assigned Names and Numbers alias ICANN, dilaporkan akan memikirkan ulang domain kontroversial .xxx. Usulan akhiran .xxx sendiri sudah hidup-mati sejak tahun 2000.

ICANN terhitung sudah tiga kali menolak proposal pengadaan akhiran nama domain .xxx. Proposal yang diajukan oleh ICM Registry itu sedianya akan membuat adanya nama domain dengan akhiran .xxx, mengikuti akhiran yang saat ini populer seperti .com, .org ataupun .net.

Dikutip detikINET dari Top News, Kamis (11/3/2010), ICANN dikabarkan akan meninjau ulang proposal itu lagi. Salah satu pemikiran yang mendasarinya ialah sebenarnya domain xxx.com bisa memudahkan orangtua atau pihak yang berkepentingan, untuk memblokir akses menuju ke situs itu.

Jika domain tersebut disetujui, maka ICM Registry berencana akan menjualnya di penghujung tahun 2010. Mereka yakin, domain .xxx ini akan laris-manis di kalangan situs-situs dewasa.

Selain itu, domain yang juga menjadi kontroversi ialah domain berbau agama .god. Pihak Vatikan telah meminta ICANN untuk memisahkan antara agama dan sistem penamaan internet.

Pembicaraan soal proposal .xxx akan dilakukan pekan ini, pekan kedua Maret 2010. Namun, ICANN akan butuh waktu beberapa bulan sebelum mengambil keputusan apakah situs berakhiran .xxx akan ikut meramaikan internet atau tidak.

( sha / wsh )

Dapatkan berita daerah, gossip & olahraga diHandphone Nokia dengan mengaktifkan layanan Nokia Life Tools

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (4 Komentar)

Baca juga:




Klik di sini:

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).