detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • PRO Fikri Farezz  ″Mahal wajar2 saja, ini Hp akan terasa sangat bermanfaat dan harganya pun menjanjikan bagi org2 pinter di bidang IT, tapi klo cuma buat sms &.. ″
  • PRO Pituhoppus  ″masalah harga itu relatif,, yg penting kepuasan. orang indo tu aneh wong cuma pemake aja pada berdebat kayak orang paling pinter sendiri. mbok dari.. ″
28%   72% 

Selengkapnya


Selasa, 09/03/2010 17:17 WIB

Ponsel untuk Pendidikan Sangat Dibutuhkan
Achmad Rouzni Noor II - detikinet


Ilustrasi (Ist.)

Jakarta - Operator telekomunikasi dan vendor ponsel seharusnya melihat ini sebagai peluang. Sebab, ponsel khusus untuk komunitas pendidikan ternyata sangat dibutuhkan.

Demikian diutarakan Yudi Purnawan, Sekretaris Yayasan Edukasi Telematika Indonesia di sela penandatangan nota kesepakatan antara Nusantara Online, Better-B, dan Seamolec, di Universitas Terbuka, Tangerang, Selasa (9/3/2010).

Menurut pengalaman Yudi saat di lingkup sekolah, banyak orang tua murid yang khawatir akan dampak buruk ponsel terhadap prestasi belajar. Padahal sebaliknya, ponsel menurutnya adalah medium untuk belajar teknologi yang paling mudah dan murah.

"Setelah kami berikan edukasi, akhirnya para orang tua murid banyak yang bertanya, apakah ada ponsel yang khusus untuk menunjang pendidikan. Kalau ada, kita semua mau beli," cerita Yudi.

Kemal Arsjad, CEO Better-B, perusahaan pengembang aplikasi ponsel BlackBerry, yang saat itu ikut hadir dalam acara ini menawarkan untuk membuat aplikasi on device portal (ODP) khusus untuk pendidikan.

"Jika ada permintaan, aplikasi untuk pendidikan akan kami buatkan. Gratis," sahutnya yang disambut suka cita oleh para guru yang ikut hadir di acara ini.

Ponsel dengan aplikasi khusus untuk menunjang pendidikan memang tak banyak beredar di Indonesia. Operator dan vendor ponsel, mayoritas hanya memasarkan ponsel yang sifatnya komersil untuk fungsi bisnis dan hiburan.

Namun menurut Deputy Commerce Executive General Manager Telkom Flexi, Judi Achmadi, pihaknya telah memasarkan ponsel yang khusus untuk segmen pendidikan. Ponsel bundling yang diberi nama Flexi Klub Guru itu menawarkan layanan berbasis On Device Portal (ODP) dengan konten sesuai kebutuhan guru saat ini.

"Di dalam Flexi Klub Guru terdapat konten antara lain info klub guru yang berisikan aturan kebijakan, hot news, kompetensi dan kurikulum pendidikan, pedoman penulisan karya tulis ilmiah, kios musik, kios buku, kios digital, diskon klub dan siraman rohani," papar Judi.

Ia menyebutkan, paket bundling Flexi Klub Guru Indonesia ditawarkan dalam tiga jenis ponsel berbasis CDMA yang menyasar segmen atas, menengah, dan bawah dengan banderol Rp 999 ribu, Rp 649 ribu, dan Rp 325 ribu. Telkom sendiri menargetkan sejuta pelanggan baru dari komunitas pengajar ini.
( rou / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel