Berita Terbaru
-
Jumat, 10/02/2012 09:22 WIB
Awas! Jebakan Diskon Hari Valentine -
Rabu, 08/02/2012 18:45 WIB
Heboh, Facebook Kabarkan Perang Dunia Ketiga -
Minggu, 05/02/2012 10:35 WIB
Arab Saudi Sarang Spam, Belanda Target Utama Phising -
Sabtu, 04/02/2012 17:10 WIB
Menelisik Cara Kerja Android.Counterclank -
Sabtu, 04/02/2012 12:15 WIB
Anonymous Umbar Perbincangan Rahasia FBI -
Sabtu, 04/02/2012 08:57 WIB
Benarkah Android.Counterclank Berbahaya?
Indeks Berita
Forum I-Net
Pro Kontra
- KONTRA dungdungdung2 ″Hehe...ga pantes tuh... ″
- KONTRA Ipho Imoet ″klo ada uang lebih ya pantas aja....... ″
27%
73%
Selengkapnya
Waspadai Penipuan di Facebook Menggunakan Akun Milik Teman!
Novi Christiastuti Adiputri - detikinet
ilustrasi (inet)
Salah seorang korban penipuan bernama Indra mengakui dirinya ditipu oleh seseorang yang mengaku sebagai temannya. Kepada detikcom, Selasa (8/3/2010), Indra menyatakan dirinya kehilangan uang sebesar Rp 700 ribu akibat penipuan tersebut.
Kejadian ini terjadi pada Kamis, 4 Maret 2010, disaat sedang membuka akun facebook miliknya, Indra melihat di forum chatting situs tersebut ada nama seorang teman baiknya yang bernama YU yang tengah menuntut ilmu di Rusia. Indra dan teman baiknya tersebut termasuk sering berinteraksi di situs jejaring sosial tersebut, tapi sudah beberapa minggu terakhir mereka tidak pernah bertegur sapa.
Maka mulailah Indra menyapa YU melalui forum chatting, dan dari sekian banyak message yang dikirim, akhirnya YU merespon pada 4 Maret 2010. Pembicaraan berlangsung seperti biasa, tapi tiba-tiba YU meminta bantuan Indra untuk membantu teman kuliah YU yang sedang mengalami musibah di Padang.
"Dia bilang Ibu temannya yang di Padang sakit, kan lama butuh waktu 2 hari kalau transfer dari Rusia. Jadi bisa nggak yang di Indonesia," tuturnya.
Maka YU meminta Indra untuk membantu mentransfer uang sejumlah Rp 700 ribu ke rekening BCA dengan nomor rekening 1571306765 atas nama Anry Priatna. Tanpa rasa curiga sedikitpun, Indra mentransferkan uang tersebut. Setelah uang ditransfer, Indra memberitahukan YU melalui private message di Facebook untuk segera mengirim gantinya ke rekening dirinya dan YU mengiyakan.
Namun, pada esok harinya, Jumat, 5 Maret 2010, Indra kembali membuka facebook dan ketika dirinya mengetikkan nama YU di akun facebook-nya ternyata nama itu sudah dihapus dan tidak bisa dilacak. Indra pun mencoba mengirim SMS kepada YU yang berada di Rusia.
Dan karena jarak Rusia-Indonesia yang jauh maka SMS baru diterima pada Jumat malam. Dalam balasannya, YU memberitahu Indra bahwa akun facebook miliknya telah dihacker sejak seminggu sebelumnya dan sudah banyak korban yang seperti dirinya.
Atas insiden ini, Indra telah melaporkan pemilik rek BCA, Anry Priatna, ke pengaduan Polisi via online dan kepada pihak bank untuk dilacak. Dia juga mengimbau teman-temannya yang mengenal YU untuk berhati-hati karena akun temannya tersebut telah dibajak untuk praktek penipuan.
"Saya berharap pihak kepolisian dapat menangkap Anry Priatna untuk dimintai keterangan dan agar masyarakat dapat berhati-hati dengan modus penipuan ini, karena ini mengikuti motif Selly sang penipu," tuturnya.
( mad / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Sabtu, 11/02/2012 11:40
Filter & Fitur Anyar di Instagram Versi Terbaru - Sabtu, 11/02/2012 16:57
Indonesia Bisa Jadi Pusat Bisnis e-Commerce Global - Sabtu, 11/02/2012 15:58
Aplikasi Gratis untuk Komunikasi via iPad - Sabtu, 11/02/2012 14:32
'Perang Tarif Usai, Saatnya Perang Kualitas' - Jumat, 10/02/2012 17:17
LG: BlackBerry Hanya Mengandalkan BBM
Komentar Terpopuler
- Jumat, 10/02/2012 17:17 WIB
LG: BlackBerry Hanya Mengandalkan BBM - Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone - Selasa, 07/02/2012 14:58 WIB
Ini Dia Ponsel yang Paling Kuat di Suhu Beku
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti
- Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot






Sending your message


---125x125.gif)
