Berita Terbaru
-
Jumat, 10/02/2012 13:34 WIB
Panja Pencurian Pulsa Curiga Gelagat Aneh BRTI -
Kamis, 09/02/2012 17:28 WIB
Refund Pencurian Pulsa Sudah Rp 1 Miliar -
Kamis, 09/02/2012 17:15 WIB
Ungkap Daftar CP Nakal, BRTI Ditegur Panja -
Kamis, 09/02/2012 15:40 WIB
Laporan dari Kuala Lumpur
Jalan Terjal Ekspansi e-Money -
Kamis, 09/02/2012 14:20 WIB
Batal Jual 4.000 Menara, Indosat Tetap Untung -
Kamis, 09/02/2012 13:39 WIB
XL Tak Mau Buru-buru Jual 8.000 Menara
Indeks Berita
Forum I-Net
Pro Kontra
- KONTRA Bjodjojo Séptìäñö Lìü ″Gak pantas banget.. ″
- PRO Renata Siti ″Pantas2 saja.... Mahal relatif... Yang kontra itu yang gak sanggup beli pastinya... Segala alasan negatif di cari2 hanya dan hanya untuk menenangkan.. ″
28%
72%
Selengkapnya
Meraup Untung dari Anak yang Merajuk
Andrian Fauzi - detikinet
Ilustrasi (Ist.)
Fenomena inilah yang membuat sejumlah operator turut membidik anak-anak sebagai target sasaran bisnisnya. Salah satunya Telkomsel yang semakin getol menggarap pasar anak sekolah.
"Orang tua mana pun pasti akan memenuhi apa yang diinginkan anaknya. Anak bisa mempengaruhi orang tua dalam menentukan sesuatu. Termasuk juga untuk belanja," papar GM Sales & Customer Service Telkomsel Regional Jabar, Tb Daniel Azhari saat berbicang dengan detikINET.
Kondisi ini, menurut Daniel, sudah dicium oleh pelaku bisnis yang lainnya, bukan hanya sektor telekomunikasi. "Menurut hasil survei salah satu lembaga, potensi belanja terbesar di anak sekolah dan remaja. Meraka menjadi salah satu prospek pelaku bisnis. Semua pelaku industri, bukan saja dari sektor telekomunikasi sudah menyasar pasar ini," katanya.
Tak hanya itu, Daniel juga mengungkapkan bahwa ARPU dari segmen anak sekolah terbilang lebih tinggi ketimbang pasar reguler. Di samping itu juga churn rate dari komunitas anak sekolah cenderung lebih kecil.
"Data kami menunjukan ARPU dari Kartu AS yang selama ini kebanyakan adalah untuk komunitas anak sekolah adalah berkisar Rp 30-36 ribu. Jauh jika dibandingkan dengan ARPU pelanggan reguler yang hanya berkisar Rp 28-30 ribu," katanya.
Saat ini jumlah anggota dari Telkomsel School Community Jabar telah mencapai 1,4 juta anggota. "Trennya semakin meningkat. Karena kita kemas program promonya sesuai dengan kebutuhan," jelasnya.
Daniel berkeyakinan pendorang ARPU tinggi di kalangan anak sekolah karena tren akses broadband yang semakin tinggi. Facebook dan chatting menjadi tujuan para pengakses.
"Trennya saat ini akses data. Saya yakin ini yang mendongkrak pertumbuhan ARPU di komunitas anak sekolah. Dari trafik juga terlihat pertumbuhan pengguna
broadband semakin tinggi," tandasnya.
( afz / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Jumat, 10/02/2012 19:05
Membludak, Pemesanan Nikon D800 Dihentikan - Jumat, 10/02/2012 17:17
LG: BlackBerry Hanya Mengandalkan BBM - Jumat, 10/02/2012 19:26
Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot 'Avatar' - Jumat, 10/02/2012 19:23
Ingin Rilis Windows Phone, LG Tunggu Nokia Sukses - Jumat, 10/02/2012 11:27
Inikah Bocoran Tampilan iPad 3?
Komentar Terpopuler
- Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone - Selasa, 07/02/2012 14:58 WIB
Ini Dia Ponsel yang Paling Kuat di Suhu Beku - Selasa, 07/02/2012 09:36 WIB
Pekerja Pabrik iPad Belum Pernah Melihat iPad
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Sopir Bus Maut Selamat, Loncat Sebelum Kecelakaan Terjadi
- Satu Keluarga Asal Garut Jadi Korban Kecelakaan Maut di Puncak






Sending your message


---125x125.gif)
