detikInet's Community
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 19:16 WIB
SkyBee Berharap Laku 600 Ribu Ponsel -
Jumat, 19/03/2010 17:08 WIB
Laptop Game Asus Tiru Pesawat Stealth Fighter -
Jumat, 19/03/2010 16:38 WIB
Komputer Tablet Rp 900 Ribuan, Mau? -
Jumat, 19/03/2010 14:55 WIB
Google Gagal Miliki Hak Cipta Nexus One -
Jumat, 19/03/2010 13:27 WIB
Fokus di HD, Canon Tak Melupakan SD -
Jumat, 19/03/2010 10:28 WIB
Nokia X6 Disokong Oleh 3 Juta Lagu
Indeks Berita
Rabu, 10/02/2010 18:03 WIB
Obral Ponsel Murah di Bandung Adem-Ayem
Andrian Fauzi - detikinet

Suasana Acara (afz/inet)
Di Bandung, dalam rangka promosi seri G19, HT Mobile menggelar obral ponsel ini di GOR Bandung, Jalan Jakarta. Pantauan detikINET, Rabu (10/2/2010), gelanggang olahraga (GOR) berkapasitas 2.500 orang ini tidak penuh sesak.
Begitupun dengan antrean pembeli. Tidak sampai berdesak-desakan seperti di Surabaya dan di Jakarta. Arus lalu lintas pun lancar, tidak ada kemacetan yang berarti.
Ridwan Zalie, Brand Manager HT Mobile kepada detikINET membantah kalau acara tersebut kurang diminati oleh masyarakat Bandung. Menurutnya, masyarakat Bandung lebih teratur ketimbang Surabaya dan Jakarta.
"Bukan. Bukan karena kurang diminati. Tapi memang masyarakat Bandung lebih teratur, itu kenapa antrean serta lalu lintas di sekitar GOR lancar," katanya saat disambangi di Green Cafe, Jalan Diponegoro, Rabu (10/2/2010) sore.
Ridwan mengaku dalam satu jam terjual kurang lebih 600 unit ponsel yang dibanderol Rp 429 ribu pada hari ini saja. Dan dalam satu jam pertama, antrean mencapai 1.500 orang pengantre. "Kalau panjang antreannya kurang lebih 3 kali panjang lapangan bulu tangkis lah," katanya.
Di Surabaya, Panitia Jadi Tahanan Kota
Pun demikian Ridwan mengaku kalau untuk penjualan di Bandung kali ini, pihaknya benar-benar menyiapkan segala sesuatunya. Dirinya tidak ingin kejadian seperti Surabaya dan Jakarta terulang di Bandung.
"Kita belajar dari pengalaman sebelumnya di Jakarta dan Surabaya. Karenanya untuk di Bandung kita buat senyaman mungkin, meyakinkan dan menyenangkan," ujarnya
Dari faktor keamanan memang HT Mobile tidak ingin kecolongan. Selain melibatkan kepolisian, panitia acara juga menyiapkan security guard serta beberapa orang yang bertugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban.
"Di Surabaya panitianya sampai menjadi tahanan kota karenanya. Makanya kita benar-benar koordinasi dan memperhitungkan faktor tempat," ungkapnya.
Tapi kenyataannya, kebanyakan dari petugas polisi hanya duduk-duduk dan ngobrol antar sesama anggota polisi. Tak sedikit pula yang memainkan ponselnya untuk sekedar melepas kejenuhan.
Dalam penjualannya kali ini, HT Mobile membundlingnya dengan Indosat. Ponsel ini seperti ponsel pabrikan China lainnya yang mengadopsi fitur-fitur seperti Blackberry. Tapi menariknya, casing belakang bisa diganti warna orange. Sepintas, jika dilihat dari belakang, ponsel ini mirip Samsung Corby.
Dilengkapi dengan teknologi trackpad untuk tombol navigasinya, ponsel ini dibanderol Rp 599 ribu. Ia juga telah dilengkapi dengan dua kamera untuk fitur video chat.
( afz / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (4 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).






