Berita Lain
-
Rabu, 08/09/2010 08:01 WIB
Uji Jaringan Lebaran Flexi Puaskan Telkom -
Rabu, 08/09/2010 07:39 WIB
Separuh Pelanggan Telkomsel Jakarta Mudik -
Rabu, 08/09/2010 07:11 WIB
XL Balas Jasa Frontliner dengan Program Mudik -
Selasa, 07/09/2010 18:03 WIB
2015, Seluruh Jaringan Telkom Sudah Fiber Optik -
Selasa, 07/09/2010 16:25 WIB
Antisipasi Lebaran, Telkom Perkuat Telepon -
Selasa, 07/09/2010 14:49 WIB
Telkom Group Habiskan Rp 4 Miliar untuk Mudik
Indeks Berita
detikInet's Community
Selasa, 09/02/2010 15:53 WIB
Indosat Uji 140 BTS Bertenaga Angin dan Matahari
Ardhi Suryadhi - detikinet

ilustrasi (ist)
Suwono, Division Head Technical Support Indosat mengatakan, kedua sumber daya alam tersebut -- angin dan matahari -- memiliki kekuatan yang tak terbatas. Sehingga sangat memungkinkan untuk dimanfaatkan menjadi sumber tenaga di sel baterai tower telekomunikasi.
Hanya saja, tidak semua wilayah di Indonesia bisa mengadopsi teknologi BTS alternatif ini. Sebab, harus memiliki tiupan angin yang kencang dan panas matahari yang menyengat.
"Biasanya untuk tenaga angin kita manfaatkan di daerah pesisir, sedangkan untuk BTS tenaga matahari di wilayah yang terletak di dekat garis khatulistiwa," paparnya kepada detikINET, ketika ditemui di Universitas Negeri Jakarta, Selasa (9/2/2010).
Diakui Suwono, biaya untuk membangun BTS bertenaga alternatif sekitar Rp 1 miliar atau lebih mahal ketimbang BTS konvensional.
"Namun teknologi ini efektif dan hemat. Dalam uji coba ini kita ingin tahu reliability-nya dulu, kalau sukses maka bisa diperluas," pungkasnya.
( ash / faw )
Dapatkan berita daerah, gossip & olahraga diHandphone Nokia dengan mengaktifkan layanan Nokia Life Tools
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga:
Klik di sini:
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).








---125x125.gif)
