Berita Terbaru
-
Selasa, 07/02/2012 14:10 WIB
Ditutup, MegaUpload Banjir Dukungan -
Selasa, 07/02/2012 13:24 WIB
8 Sosok Bertalenta di Dunia Teknologi -
Selasa, 07/02/2012 13:02 WIB
Idenesia, 'YouTube' Lokal yang Menampung Film Inspiratif -
Selasa, 07/02/2012 12:16 WIB
Profesor Italia Coba Menantang Google -
Selasa, 07/02/2012 10:37 WIB
Twitter Lebih Bikin Kecanduan Ketimbang Rokok & Alkohol? -
Selasa, 07/02/2012 09:48 WIB
Kolom Telematika
Less Cash Society, Hidup Nyaman Tanpa Cash
Indeks Berita
Forum I-Net
Thread Pilihan

Selasa, 07/02/2012 14:30 WIB
Inilah 8 Sosok Bertalenta di Dunia Teknologi
Posted : radydjencolePro Kontra
- KONTRA Bagas Nugraha ″Pantaskah iPhone 4S Dihargai Tinggi? Mending ga usah koment yg ga pernah pake iphone.. Hahahahah.. ″
- KONTRA John Banthink ″hahhahaha.... marketingnya apel kebakaran jenggot... dasar budak yahudi..... ″
25%
75%
Selengkapnya
Badai Matahari 2012 Ancam Satelit
Ardhi Suryadhi - detikinet
ilustrasi (ist)
Menurut Clara Yono Yatini, Kepala Bidang Matahari Antariksa LAPAN, siklus rutin ini menunjukkan adanya masa awal, puncak dan akhir siklus. Nah, aktivitas matahari saat awal dan akhir siklus cenderung tenang. Sebaliknya, puncak aktivitas matahari terjadi saat siklus matahari mencapai puncaknya.
Biasanya saat masa puncak tersebut, terjadi aktivitas berlebih di matahari. Mulai dari bintik matahari (sunspot), lidah api (flare) dan badai matahari.
"Ini tentu mempengaruhi kondisi cuaca antariksa, termasuk menyebabkan gangguan di bumi," ujar Clara.
Namun, lanjutnya, efeknya bagi manusia tidak secara langsung dan tidak menjadi akhir dari peradaban manusia.
"Paling hanya gangguan satelit. Teknologi yang lebih akan mengalami kerugian, bukan ke manusia," jelasnya, ketika berbicara dalam sebuah seminar yang berlangsung di Universitas Negeri Jakarta, Selasa (9/1/2010).
Ia menambahkan, saat ini matahari sedang mengalami siklus ke-24. Diperkirakan puncak siklus terjadi pada tahun 2012-2013.
"Namun puncak siklus tak selalu harus terjadi badai matahari. Untuk saat ini pun masih terlalu dini untuk memprediksinya," tukasnya.
Kalaupun memang nanti terjadi, masyarakat pun jangan lantas panik. Sebab, bumi sudah memiliki tameng pelindung bernama magnetosfer. Lapisan inilah yang menjadi penghalau ketika partikel-partikel matahari dimuntahkan dan mengarah ke bumi.
Selain itu, jarak antara bumi dan matahari terbilang jauh. Yakni mencapai 150 juta kilometer. "Usia matahari pun belum terlalu tua, baru berumur 4,5 miliar tahun. Ini masih terbilang muda," kata Clara.
( ash / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Selasa, 07/02/2012 15:35
Untuk Body Only, Nikon D800 Dipatok Rp 27 Juta - Selasa, 07/02/2012 16:04
Hati-hati dengan 'Dompet' BlackBerry 9900 - Selasa, 07/02/2012 14:58
Ini Dia Ponsel yang Paling Kuat di Suhu Beku - Selasa, 07/02/2012 15:13
BRTI Rilis Nama CP 'Pencuri Pulsa' - Selasa, 07/02/2012 11:28
D800, 'Monster' Anyar dari Nikon
Komentar Terpopuler
- Rabu, 01/02/2012 14:37 WIB
Pantaskah iPhone 4S Dihargai Tinggi? - Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Kamis, 02/02/2012 18:51 WIB
Dirut Telkomsel: Tudingan Pedagang Pulsa Salah Alamat - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- 12 Tersangka Kabur, Ruang Tahanan Polsek Cempaka Putih Masih Layak
- Tak Mahir Berenang, Siswa SMP Tenggelam di Danau UI





Sending your message


---125x125.gif)
