detikInet's Community
Berita Lain
-
Senin, 15/03/2010 08:41 WIB
Nama FBI Malah Bikin Kejahatan Internet Naik -
Jumat, 12/03/2010 10:28 WIB
40% Situs Jahat Bersarang di AS -
Selasa, 09/03/2010 15:06 WIB
VBWorm.AGR, Virus Lokal yang Mengacak-acak IE -
Selasa, 09/03/2010 11:08 WIB
Sistem Keamanan Abu-abu di Facebook -
Selasa, 09/03/2010 07:25 WIB
Waspadai Penipuan di Facebook Menggunakan Akun Milik Teman! -
Selasa, 09/03/2010 07:13 WIB
Kolom Telematika
Uji Keamanan, Cara Jitu Buktikan Kehandalan Antivirus
Indeks Berita
Selasa, 09/02/2010 12:45 WIB
Pengawas Internet Indonesia Tak Mau Sekadar Jadi 'Alarm'
Trisno Heriyanto - detikinet

ilustrasi (wikimedia/public domain)
Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII) memiliki peranan sebagai pengawas internet di Indonesia. Namun, menilik berbagai kasus kejahatan cyber, ID-SIRTII mengaku butuh kewenangan yang lebih besar.
"Selama ini kami hanya sebagai early warning saja, dan kami sudah berbicara dengan pemerintah agar dapat diberikan kewenangan untuk melakukan mitigasi," ujar Eko Indrajit Ketua Pelaksana ID-SIRTII, saat ditemui detikINET di Universitas Bunda Mulia, Selasa (9/2/2010).
Dengan wewenang untuk melakukan mitigasi, ujar Eko, maka ID-SIRTII tidak hanya berfungsi sebagai 'alarm' namun juga diizinkan untuk melakukan tindakan pencegahan jika terjadi kejanggalan dalam sistem.
Eko beranggapan, ada beberapa aspek infrastruktur internet di Indonesia yang membutuhkan pengamanan ekstra. Ini termasuk keamanan sektor perbankan, militer, dan beberapa arsitektur kritis lainnya.
Namun Eko belum dapat memastikan kapan perluasan kewenangan tersebut akan berlaku. "Kapan berlakunya saya belum tahu pasti, karena hal itu harus masih harus dikaji oleh Menkominfo," tandasnya usai mengisi seminar dalam rangka ulang tahun Yayasan Pendidikan Bunda Mulia yang ke-25.
( eno / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga:
Klik di sini:
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).





