Berita Terbaru
-
Jumat, 10/02/2012 18:10 WIB
Google Ciptakan Sistem Home Entertainment -
Jumat, 10/02/2012 08:02 WIB
Duh, Putus Pertemanan di Facebook Berujung Pembunuhan -
Jumat, 10/02/2012 07:04 WIB
Google Chrome 17 Tampil Lebih Ngebut -
Kamis, 09/02/2012 18:53 WIB
Ini Dia 10 Finalis Do Network Lenovo -
Kamis, 09/02/2012 13:08 WIB
Berharap Lahirnya Mark Zuckerberg 'Made in Indonesia' -
Kamis, 09/02/2012 11:18 WIB
Diancam Mau Didemo, Apple Tegaskan Peduli Nasib Buruh
Indeks Berita
Forum I-Net
Pro Kontra
- KONTRA dungdungdung2 ″Hehe...ga pantes tuh... ″
- KONTRA Ipho Imoet ″klo ada uang lebih ya pantas aja....... ″
27%
73%
Selengkapnya
Kartu Nirkontak Bikin Biaya e-KTP Membengkak Rp 1,7 Triliun?
Ardhi Suryadhi - detikinet
e-KTP (bppt)
Husni Fahmi, Kepala Program e-KTP dari BPPT sebelumnya menjelaskan bahwa kartu nirkontak memiliki daya tahan tinggi karena terlindung dari kontak langsung lingkungan seperti udara, air dan cairan lainnya.
"Ia juga terlindung dari karat karena kelembaban udara dan air khususnya di daerah tropis seperti di Indonesia. Oleh karena itu, kartu e-KTP menggunakan interface nirkontak," tutur pria lulusan Purdue University, AS ini.
Hanya saja, alasan di atas sulit diterima oleh Institut dan Studi Pengamat Kependudukan Indonesia. Menurut mereka, karena keputusan memilih interface nirkontak (contactless) imbasnya memberikan selisih biaya sekitar US$1 per kartu.
"Artinya jika dikalikan dengan 170 juta penduduk Indonesia (pemegang KTP), keputusan yang kelihatannya sederhana ini ternyata mengakibatkan uang negara perlu keluar ekstra sekitar Rp 1,7 triliun! (170 juta * US$1 = US$ 170 juta = sekitar Rp 1,7 triliun)," tegasnya, dalam keterangan tertulis yang dikutip detikINET, Rabu (3/2/2010).
"Jika kita membangun sebuah pabrik atau gedung senilai Rp 40 miliar saja, tentunya dengan berdasarkan analisis kelayakan yang akurat, maka patut dipertanyakan, apakah keputusan yang mengakibatkan pembengkakan biaya Rp 1,7 triliun ini telah melalui perhitungan yang matang?" lanjutnya.
Selain itu, Institut dan Studi Pengamat Kependudukan Indonesia juga melihat kontrakdiksi dalam kebijakan penggunaan nirkontak ini. Pertama, lebih banyak negara yang mengimplementasikan interface kartu kontak daripada nirkontak.
Kedua, perbankan yang terkenal kehati-hatiannya sangat tinggi, memilih interface kontak untuk kartu kredit yang kebijakannya di-review oleh banyak tenaga ahli di dunia.
Dan terakhir, Malaysia dan Thailand, dua negara yang secara iklim dekat dengan Indonesia, menggunakan interface kontak untuk e-ID mereka.
"Implementasi e-KTP adalah keputusan yang sangat tepat dan patut didukung. Namun dengan implementasi yang tepat, maka akan banyak manfaat yang bisa didapat oleh Indonesia. Namun implementasi e-KTP secara salah akan mengakibatkan Indonesia terjebak pada teknologi," pungkas lembaga ini. ( ash / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Sabtu, 11/02/2012 11:40
Filter & Fitur Anyar di Instagram Versi Terbaru - Sabtu, 11/02/2012 16:57
Indonesia Bisa Jadi Pusat Bisnis e-Commerce Global - Sabtu, 11/02/2012 15:58
Aplikasi Gratis untuk Komunikasi via iPad - Sabtu, 11/02/2012 14:32
'Perang Tarif Usai, Saatnya Perang Kualitas' - Jumat, 10/02/2012 17:17
LG: BlackBerry Hanya Mengandalkan BBM
Komentar Terpopuler
- Jumat, 10/02/2012 17:17 WIB
LG: BlackBerry Hanya Mengandalkan BBM - Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone - Selasa, 07/02/2012 14:58 WIB
Ini Dia Ponsel yang Paling Kuat di Suhu Beku
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti
- Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot






Sending your message


---125x125.gif)
