detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA Adie  ″Terlaaaaluuuuuu. Fitur lumayan, but buat gue mendingan Beli galaxi slim dapet 2... ″
  • PRO icalanwar  ″walopun bukan pengguna iphone, tapi gw rasa wajar sih.. design, fitur, ide, research, dan gengsi itu memang di hargain mahal... ″
26%   74% 

Selengkapnya


Jumat, 29/01/2010 10:09 WIB

'Masih Sedikit Mahasiswa TI yang Menguasai Perkabelan'
Andrian Fauzi - detikinet


ilustrasi (dogbomb./flickr/cc)

Jakarta - Banyak mahasiswa TI yang mengerti tentang jaringan, namun masih sedikit yang dinilai menguasai tentang perkabelan. Padahal cabling strukture adalah salah satu komponen untuk membangun satu jaringan.

Demikian diungkapkan Suhadi Kho, System Application Engineer PT Tyco Precision Electronics usai memberikan perangkat Structured Cabling System kepada STEI ITB, Kamis (28/1/2010) sore di Gedung Ahmad Bakrie.

"Mau cari mahasiswa yang mengetahui dan menguasai jaringan itu banyak, tapi sangat sedikit yang menguasai structured cabling," katanya saat berbincang dengan detikINET.

Suhadi menambahkan bahwa saat ini belum ada kurikulum tentang structured cabling design di perguruan tinggi yang mampu menjawab kebutuhan industri. Karenanya, pihaknya memberikan fasilitas laboratorium structured cabling design ke STEI ITB.

"Dalam kurikulum memang ada. Tapi hanya sedikit sekali disinggung tentang cabling. Dan itu tidak cukup buat memenuhi kebutuhan industri," ungkapnya.

Berbagai peralatan mulai dari termination tools hingga AMPTRAC pun disumbangkan. Suhadi pun mengklaim bahwa laboratorium structured cabling design ini adalah yang pertama kali di Indonesia.

"Kita boleh bangga. Karena ini yang pertama kali di Indonesia. Mungkin nanti kita akan daftarkan ke MURI," katanya jumawa.

Suhadi pun menaruh harapan besar dengan adanya laboratorium tersebut. Menurutnya, dengan adanya fasilitas laboratorium kebutuhan industri akan tenaga
kerja yang menguasai tentang cabling bisa terpenuhi.

"Kita tidak hanya sumbang tools, tapi juga materinya. Tak hanya itu, kita membuka kesempatan kepada mahasiswa untuk bisa mengembangkan kemampuannya," tutupnya.
( afz / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share



Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel