Berita Terbaru
-
Jumat, 13/01/2012 17:49 WIB
Ini Dia Pemenang Tiket Seminar Gratis Vaksincom -
Senin, 09/01/2012 17:44 WIB
Pemenang Seminar Gratis dari Vaksincom -
Rabu, 04/01/2012 15:54 WIB
ISBA 2011
Pemenang Blog Award Silver - Periode 8 -
Jumat, 30/12/2011 16:14 WIB
Asah Otak, Raih Tiket Seminar Malware Gratis -
Sabtu, 24/12/2011 12:44 WIB
ISBA 2011
Pemenang Blog Award Sesi 33 - BRONZE -
Minggu, 18/12/2011 10:04 WIB
ISBA 2011
Pemenang Blog Award Sesi 32 - BRONZE
Indeks Berita
Forum I-Net
Thread Pilihan

Rabu, 08/02/2012 14:22 WIB
Duh! 4 Petinggi Yahoo Mundur 'Berjamaah'
Posted : radydjencolePro Kontra
- KONTRA Muhammad Iqbal Annur ″JELAS MAHAL LAH HANDPHONE GA DIBAWA MATI MENDING BUAT AMAL BUAT KEPERLUAN ? MASIH BANYAK UNTUK KELAS RAKYAT.. ″
- KONTRA Wemphy ″Wajar mahal soalnya di indo banyak yg ababil!.. ″
26%
74%
Selengkapnya
Menggenjot Open Source di Pesantren
Ardhi Suryadhi - detikinet
Suasana Acara (dok. pribadi Gus Adhim)
Menempati Aula Masjid Ruhullah Yayasan Ponpes SPMAA, kegiatan diikuti 30 peserta yang terdiri dari pengelola madrasah dan pesantren, murid/santri, serta komunitas pegiat open source yang ada di Kabupaten Lamongan.
Pelatihan ini dibuka bersama oleh Direktur Yayasan Ponpes SPMAA, Gus H. Khosyi'in Kocoworo Brenggolo, S.Ag., dan Kepala Kantor PDE Kabupaten Lamongan, Drs. Hurip Tjahjono, M.Hum.
Dikatakan Gus Adhim dari sekretariat POS-MOS Yayasan SPMAA, selama sepuluh hari peserta akan belajar dasar-dasar penggunaan sistem operasi dan paket aplikasi komputer berbasis open source.
Distro Ubuntu Muslim Edition atau yang lebih dikenal dengan Sabily sengaja dipilih untuk menyesuaikan komunitas dan lingkungan pesantren. Pelatihan yang didampingi fasilitator dari Yayasan Air Putih ini juga mengajari peserta praktik pengelolaan web berbasis CMS (content management system).
Direktur Yayasan Ponpes SPMAA, Gus Khosyi'in mengharapkan, kegiatan ini bisa menjadi gerakan alternatif dalam upaya menekan angka pembajakan dan pemakaian perangkat lunak illegal di tanah air. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa filosofi dan semangat open source telah lama diterapkan di pondok pesantren SPMAA.
"Sejak awal dirintis oleh Bapa Guru MA. Muchtar tahun 1961, proses pembelajaran di pesantren dan madrasah SPMAA menganut sistem terbuka. Sumber belajar dan peserta bisa datang dari mana saja, sehingga istilah open source bagi kami bukan hanya berlaku pada isu teknologi komputer semata, tapi juga pada falsafah proses pengajarannya," kata Gus Khosyi'in dalam keterangan tertulis yang diterima detikINET, Kamis (14/1/2010).
Sementara itu Kepala Kantor PDE Kabupaten Lamongan, Drs. Hurip Tjahjono, M.Hum., menyampaikan apresiasi dan komitmennya untuk mendukung keberlanjutan dari kegiatan POS-MOS ini.
"Kami mewakili institusi pemerintah siap bekerjasama dengan berbagai elemen masyarakat dan komunitas agar kampanye open source ini semakin meluas sehingga target tahun 2011 sebagai tenggat akhir migrasi penggunaan opensource bisa tercapai," jelasnya.
Pesantren Open Source – Madrasah Open Source (POS MOS) merupakan program inisiatif Yayasan Ponpes SPMAA yang dideklarasikan pada tanggal 20 Agustus 2009. Program yang menyasar pesantren dan madrasah se-Indonesia ini bertujuan membantu pemerintah dalam kampanye Indonesia Go Open Source (IGOS).
"Selain berfungsi sebagai wadah komunitas pesantren/madrasah pengguna open source, program POS-MOS juga mengemban misi pengembangan pesantren dan madrasah terutama dalam pemanfaatan sumber daya," imbuh Gus Adhim.
Penggunaan istilah POS-MOS merujuk pada filosofi, semangat dan gerakan open source: Ilmu, pengetahuan, teknologi terbuka dan boleh dinikmati siapa saja untuk sebesar-besarnya kemakmuran umat dunia akhirat. Secara umum visi POS-MOS adalah 'Menjadikan Pesantren dan Madrasah Sebagai Institusi Pendidikan Terbuka, Mudah, Murah, Mardhatillah, dan Menjangkau Semua'.
Hingga saat ini kegiatan yang telah digelar POS-MOS antara lain: sosialisasi ke pesantren/madrasah melalui event rutin 'Bahtsul MasaiLINUX Bersama POS-MOS', silaturahmi antar komunitas open source, advokasi ke pemerintah, penggalangan dukungan lewat group di Facebook dan juga hibah komputer bagi sekolah melalui kampanye 'Satu Komputer Untuk Ma'had & Madrasah' atau disingkat SERUMAH. ( ash / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Rabu, 08/02/2012 17:08
Nokia akan PHK 4.000 Karyawan - Rabu, 08/02/2012 18:45
Heboh, Facebook Kabarkan Perang Dunia 3 - Rabu, 08/02/2012 16:10
BlackBerry Diklaim Nomor 1 di Sejumlah Negara, Indonesia? - Rabu, 08/02/2012 15:00
Galaxy S III Jadi Smartphone Tertipis di Dunia? - Rabu, 08/02/2012 11:29
Mengintip Tes Daya Tahan yang Dijalani BlackBerry
Komentar Terpopuler
- Rabu, 01/02/2012 14:37 WIB
Pantaskah iPhone 4S Dihargai Tinggi? - Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Kamis, 02/02/2012 18:51 WIB
Dirut Telkomsel: Tudingan Pedagang Pulsa Salah Alamat - Rabu, 01/02/2012 13:14 WIB
6 Alasan Pebisnis Tinggalkan BlackBerry - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Polresta Samarinda Dituding Hilangkan Barang Bukti Rp 10 Miliar
- Kembangkan Kasus Pencurian Brankas, Polda Bali Sambangi Polres Depok





Sending your message


---125x125.gif)
