detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA Denny Suprapto A Sanchez  ″Klo mnurut gue ipone 4s termaksud mahal. Lebih baik pilih Android jimamin puass. Gue lebih pilih samsung ketimbang ipone.. ″
  • KONTRA m203040t  ″iphone di luar lebih murah.... soalnya ongkir nya mahal disini sama dibundle telkomsetan ma extra lebay wkwkwk cari aja dipasaran cm 6jutaan.. ″
28%   72% 

Selengkapnya


Rabu, 13/01/2010 09:15 WIB

Telkom Harus Contoh Internet Rumah di Jepang
Andrian Fauzi - detikinet


Telkom (rou/inet)

Bandung - Saluran internet fiber to the home (FTTH) sudah seharusnya tersedia di rumah-rumah penduduk Indonesia. Telkom selaku BUMN dan penyelenggara infrastruktur terbesar, pun diminta untuk mewujudkannya segera, dengan mencontoh keberhasilan Jepang.

"Jepang saja bisa penetrasi sampai 90%. Itu sebabnya kita akan dorong lewat kebijakan supaya Telkom mampu," kata Cahyana Ahmadjayadi, Kepala Balitbang SDM Depkominfo, saat berbincang dengan detikINET di Bandung.

Pria yang sebelumnya menjabat Dirjen Aplikasi dan Telematika ini menilai, sudah saatnya kabel serat optik masuk ke rumah-rumah di Indonesia. Hal ini didasari atas kebutuhan bandwith internet masyarakat yang semakin besar.

Dalam mengakses internet, masyarakat luar negeri mayoritas menggunakan saluran FTTH sebagai koneksinya. Berbeda dengan masyarakat Indonesia, yang terpaksa menggunakan teknologi nirkabel seperti 3G, karena keterbatasan infrastruktur FTTH.

"Kita tahu bahwa secara teknologi, kreativitas dalam bentuk konten itu unlimited. Karenanya butuh bandwith besar. Sedangkan teknologi wireless saat ini memiliki keterbatasan dan tidak seandal fiber optic," papar dia, usai peresmian Bandung Techno Park di kampus IT Telkom, Selasa (12/1/2010).

Selaku pembuat kebijakan, Depkominfo kata Cahyana, tidak serta merta membiarkan Telkom sendirian untuk memenuhi kebutuhan FTTH tersebut. Pemerintah akan mendorong serta membantu Telkom sesuai dengan kemampuannya.

"Kita dorong supaya Telkom mampu bangun bukan hanya backhole dan backbone saja, tapi juga FTTH. Mungkin bertahap, Telkom bisa penetrasi pada cluster tertentu. Jepang saja bisa penetrasi sampai 90%," pungkas dia.

 
( rou / rou )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel