Berita Terbaru
-
Jumat, 10/02/2012 18:10 WIB
Google Ciptakan Sistem Home Entertainment -
Jumat, 10/02/2012 08:02 WIB
Duh, Putus Pertemanan di Facebook Berujung Pembunuhan -
Jumat, 10/02/2012 07:04 WIB
Google Chrome 17 Tampil Lebih Ngebut -
Kamis, 09/02/2012 18:53 WIB
Ini Dia 10 Finalis Do Network Lenovo -
Kamis, 09/02/2012 13:08 WIB
Berharap Lahirnya Mark Zuckerberg 'Made in Indonesia' -
Kamis, 09/02/2012 11:18 WIB
Diancam Mau Didemo, Apple Tegaskan Peduli Nasib Buruh
Indeks Berita
Forum I-Net
Pro Kontra
- KONTRA Denny Suprapto A Sanchez ″Klo mnurut gue ipone 4s termaksud mahal. Lebih baik pilih Android jimamin puass. Gue lebih pilih samsung ketimbang ipone.. ″
- KONTRA m203040t ″iphone di luar lebih murah.... soalnya ongkir nya mahal disini sama dibundle telkomsetan ma extra lebay wkwkwk cari aja dipasaran cm 6jutaan.. ″
28%
72%
Selengkapnya
Kilas Balik TI
Banjir Pedofilia Online dan Ledakan 'Sexting'
Fino Yurio Kristo - detikinet
Ilustrasi (ist)
Fenomena cukup menonjol di tahun 2009 barangkali adalah banjir pedofilia online dan maraknya 'sexting' di kalangan remaja. Dua fenomena ini cukup sering jadi headline media massa dan menciptakan keprihatinan tersendiri.
Banjir Pedofilia Online
Kaum pedofil, yakni mereka yang punya kelainan tertarik secara seksual dengan anak kecil, terindikasi makin gemar mencari mangsa via internet di tahun 2009. Catatan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengungkap jumlah mencengangkan, 750 ribu penjahat seks membanjiri internet dan seolah berlomba mencari mangsa anak kecil.
Modus operandi para pedofil online umumnya mirip-mirip. Mereka memanfaatkan situs jejaring seperti Facebook atau chatting online dalam usaha mencari mangsa. Begitu mendapat sasaran potensial, bujuk rayu dilancarkan dengan satu tujuan, bertemu di dunia nyata dan melakukan hubungan terlarang.
Pelaku kejahatan seks online bisa berasal dari semua kalangan. Dalam sebuah kasus di Inggris, seorang dosen bereputasi internasional bernama Dr Trevor Jackson, dibekuk aparat setelah berhubungan seks dengan gadis yang baru berusia 13 tahun yang dikenalnya via internet.
Yang cukup menonjol di tahun 2009, para pelaku kejahatan cabul ini tak jarang adalah orang dekat korban. Bahkan para orang tua mereka sendiri. Seperti kejadian di kota London, di mana seorang ibu menyiarkan secara langsung tindak pelecehan seks anak-anak kandungnya via webcam.
Dalam kasus lain di Amerika Serikat, seorang ayah melalui internet mengajak anak kandungnya berhubungan seks. Sesudah lama tak bertemu, sang ayah menjumpai anaknya via dunia maya dan malah ingin melakukan aksi jahat.
Tahun 2009 juga diwarnai dengan tingginya kasus kaum pedofil membanjiri internet dengan gambar atau video porno bocah tak bersalah. Para pedofil banyak yang tega mengeksploitasi anak kecil untuk melakukan adegan seksual yang lalu diposting online.
Data Perserikatan Bangsa-Bangsa mengungkap betapa luas peredaran pornografi anak online. Tercatat lebih dari 200 gambar porno anak diproduksi tiap hari dan keuntungan industri jahat ini mencapai 3 sampai 20 miliar dolar setahunnya.
'Sexting' Berujung Bunuh Diri
'Sexting' adalah kosakata Inggris baru, yang berarti fenomena berkirim konten seks via ponsel, bisa berupa teks atau gambar porno. Di tahun 2009, sexting meledak di kalangan remaja, bahkan dinobatkan sebagai finalis Word of the Year oleh New Oxford American Dictionary.
Sebuah survei yang dilakukan stasiun televisi anak muda MTV di Amerika Serikat baru-baru ini mengungkap, sepertiga anak muda di sana mengaku saling berkirim SMS atau foto porno dengan kekasih mereka via ponsel.
Dan ternyata, aksi 'sexting' bisa membawa dampak negatif luar biasa. Dalam beberapa kejadian, foto mesum tersebar luas dan membuat korban dipermalukan. Sebatas rasa malu tentu bisa dikategorikan wajar. Namun bagaimana jika korban 'sexting' memilih bunuh diri karena rasa malu yang sedemikian kuat?
Ya, di tahun 2009, seorang siswa perempuan asal Florida bernama Hope Witsell bunuh diri. Ia tak tahan menanggung malu setelah foto toplessnya beredar luas di kalangan teman-teman sekolahnya. Kasus Witsell barangkali sebuah titik kulminasi bahaya menjamurnya 'sexting bagi' remaja.
Sinergi Aparat, Pelaku Industri dan Keluarga
Fenomena negatif tersebut patut mendapat perhatian serius. Memang kejadiannya muncul di mancanegara, namun bukan tak mungkin segera marak pula di Indonesia.
Barangkali, pesatnya perkembangan teknologi di mancanegara yang sudah menyentuh semua kalangan masyarakat membuat hal-hal negatif tersebut jamak terjadi. Dan seiring perkembangan TI yang melonjak di Tanah Air, kewaspadaan patut ditingkatkan. Tindak pencegahan pantas dilakukan atau penyesalan yang akan datang belakangan.
Peran orang tua dan keluarga sangat diperlukan untuk menangkal dampak negatif internet. Mereka perlu memperhatikan serius apa yang diperbuat anaknya saat berselancar di dunia maya atau menggunakan ponsel, serta memberi pondasi iman kuat.
Pelaku industri juga harus berbuat semaksimal mungkin mengantisipasi efek negatif. Di tahun 2009, berbagai inisiatif telah dilakukan, misalnya sinergi antara raksasa internet AOL, Yahoo, dan Google menelusuri jutaan anggota di database 13 situs jejaring sosial untuk memburu penjahat seks.
Terakhir peran otoritas memegang peranan signifikan dalam menelurkan kebijakan melindungi kaum muda dari bahaya pedofil online atau sexting. Semoga di tahun 2010, sinergi ciamik dari aparat, pelaku industri dan keluarga mampu membendung dampak negatif di dunia TI, khususnya di Indonesia. ( fyk / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Sabtu, 11/02/2012 10:15
Anonymous Lumpuhkan Situs CIA - Sabtu, 11/02/2012 11:40
Filter & Fitur Anyar di Instagram Versi Terbaru - Jumat, 10/02/2012 17:17
LG: BlackBerry Hanya Mengandalkan BBM - Sabtu, 11/02/2012 09:30
Pengguna LinkedIn di Indonesia Hampir Sejuta - Jumat, 10/02/2012 19:05
Membludak, Pemesanan Nikon D800 Dihentikan
Komentar Terpopuler
- Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Jumat, 10/02/2012 17:17 WIB
LG: BlackBerry Hanya Mengandalkan BBM - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone - Selasa, 07/02/2012 14:58 WIB
Ini Dia Ponsel yang Paling Kuat di Suhu Beku
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel






Sending your message


---125x125.gif)
