detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA Muhammad Iqbal Annur  ″JELAS MAHAL LAH HANDPHONE GA DIBAWA MATI MENDING BUAT AMAL BUAT KEPERLUAN ? MASIH BANYAK UNTUK KELAS RAKYAT.. ″
  • KONTRA Wemphy  ″Wajar mahal soalnya di indo banyak yg ababil!.. ″
26%   74% 

Selengkapnya


Rabu, 30/12/2009 13:12 WIB

e-KTP Mampu Tangkal Pemilih Ganda
Ardhi Suryadhi - detikinet


Ilustrasi (detik)

Jakarta - Kehadiran e-KTP tentunya dimaksudkan untuk membenahi administrasi kependudukan di Indonesia yang kerap tak terkontrol. Salah satunya adalah masih banyak penduduk yang memiliki kartu tanda penduduk (KTP) lebih dari satu.

Ironisnya, hal itu sering dimanfaatkan untul hal yang tidak seharusnya. Misalnya, saat pemilu legislatif dan presiden beberapa waktu lalu. Banyak sekali muncul kasus daftar pemilih ganda. Selidik punya selidik, maraknya pemilih ganda ini salah satunya disebabkan lantaran mereka memiliki KTP lebih dari satu.

Tatang Taufik, Direktur Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi BPPT mengatakan, esensi pembuatan e-KTP adalah untuk membuat kartu cerdas yang memiliki kemampuan biometrik (mengenali sidik jari) di dalamnya.

"e-KTP diharapkan menjadi kartu tunggal, sehingga nantinya tidak akan menyulitkan dan malah membuat masalah. Seperti pada pemilu kemarin, dengan nomor penduduk tunggal itu maka diharapkan pada pemilu 2014 sudah terpecahkan masalah pemilih ganda," jelasnya kepada detikINET, Rabu (29/12/2009).

Tatang menambahkan, chip di dalam e-KTP akan menampung sejumlah data-data personal setiap pemiliknya. Jadi untuk membacanya pun bisa dipermudah dengan hanya menggunakan scanner (pemindai).

"Untuk awalnya, memang memori di chip tersebut tidak besar-besar, yang penting ada data sidik jari untuk verifikasi," tandasnya.

BPPT sendiri merupakan lembaga yang diminta Departemen Dalam Negeri dalam hal penerapan teknologi di proyek e-KTP ini. Selain BPPT, Depdagri juga menggandeng Lembaga Sandi Nasional dan ITB.

( ash / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share



Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel