detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA Muhammad Iqbal Annur  ″JELAS MAHAL LAH HANDPHONE GA DIBAWA MATI MENDING BUAT AMAL BUAT KEPERLUAN ? MASIH BANYAK UNTUK KELAS RAKYAT.. ″
  • KONTRA Wemphy  ″Wajar mahal soalnya di indo banyak yg ababil!.. ″
26%   74% 

Selengkapnya


Selasa, 29/12/2009 13:34 WIB

BPPT: 92% Teknologi di Indonesia Berbau Asing
Trisno Heriyanto - detikinet


Ilustrasi (Ist.)

Jakarta - Seperti telah diketahui bahwa teknologi sangat berperan penting terhadap pertumbuhan ekonomi suatu negara. Namun sayang, hampir semua teknologi yang diandalkan sebagai pendukung ekonomi di Indonesia masih bergantung dari negara lain.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Marzan A. Iskandar saat jumpa pers di Gedung BPPT Jakarta, Selasa (29/12/2009).

"Sebanyak 92% teknologi yang digunakan sebagai faktor pendukung ekonomi, masih berasal dari negara asing," paparnya.

Namun Marzan menambahkan bahwa pertumbuhan teknologi di Indonesia cukup berkembang, "Meski telah terjadi penurunan yang sangat tajam waktu krisis di tahun 2008, tapi dalam 5 tahun terakhir pertumbuhan teknologi di Indonesia cukup pesat," tambahnya.

Hal tersebut memang bukanlah sesumbar belaka. Menurut kajian yang dilakukan oleh BPPT, sudah banyak beragam teknologi hasil anak bangsa yang digunakan oleh pemerintah.

Seperti, partisipasi BPPT dalam sistem pelaksanaan Pileg ataupun Pilpres beberapa waktu lalu ataupun makin maraknya perkembangan software dalam negeri seperti Free Open Source Software (FOSS).

( eno / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share



Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel