detikInet's Community
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 14:17 WIB
'Video Game Bisa Selamatkan Dunia' -
Kamis, 18/03/2010 17:27 WIB
Microsoft Siapkan Xbox 360 Slim? -
Kamis, 18/03/2010 15:13 WIB
PSP Go Kandaskan Impian Sony -
Kamis, 18/03/2010 10:38 WIB
Splinter Cell: Conviction Hanya untuk Xbox 360? -
Rabu, 17/03/2010 15:39 WIB
Awakening Mulai Serbu Penggemar Dragon Age -
Senin, 15/03/2010 17:23 WIB
Nvidia Tampik Tudingan Suap Para Pengembang Game
Indeks Berita
Senin, 28/12/2009 14:13 WIB
Manfaat Sehat Main Video Game
Nurul Ulfah - detikinet
.jpg)
Rolf Nelson, seorang profesor psikologi dari Wheaton College, Norton, Massachusetts menyebutkan bahwa video game bisa mempertajam kemampuan berpikir dan kecepatan berpikir dan meningkatkan sisi kognitif (kepandaian) otak, terutama untuk game yang bersifat action dan puzzle.
Studi yang dimuat dalam Journal Perception itu melibatkan 20 orang siswa dan dilakukan dengan cara memberikan permainan video game selama sejam atau lebih. Sebelum dan sesudah bermain video game, para partisipan diminta untuk melakukan tes kecerdasan untuk mengetahui efek bermain video game terhadap fungsi otak. Dan hasilnya memang terjadi peningkatan fungsi otak pada bagian-bagian tertentu.
"Bermain game yang membutuhkan tingkat perhatian dan fokus visual yang cepat dan gerakan motorik yang tepat bisa meningkatkan kecepatan dan akrasi dalam berpikir," jelas Nelson seperti dilansir Healthday, Senin (28/12/2009).
Serupa dengan penelitian yang dilakukan Nelson, sebuah studi yang dilakukan oleh Daphne Bavelier dari University of Rochester, New York juga menyebutkan bahwa para pemain video game punya kemampuan koordinasi yang baik, mulai dari mata hingga tangan. Mereka juga diketahui punya kemampuan memproses sesuatu hal yang bersifat visual dengan cepat, mental yang lebih kuat dan kemampuan mengingat yang lebih baik.
Namun perlu studi lebih lanjut sebelum menjadikan video game sebagai bagian dari kegiatan terapi otak terutama bagi anak-anak.
Meski punya manfaat dalam mengembangkan beberapa keahlian, namun bermain video game bisa menggantikan kegiatan fisik dan mempengaruhi perkembangan mental khususnya anak-anak. Untuk itu orang tua harus berperan aktif dalam memberikan jadwal bermain video game bagi anak agar tidak berlebihan.
"Jadi mulai sekarang tak perlu melarang anak bermain video game. Sebaik-baiknya strategi adalah dengan menyeimbangkan antara kegiatan fisik, latihan otak dan interaksi sosial. Seseorang yang bisa menyeimbangkan itu semua akan berkembang menjadi seseorang yang hebat," ujar Nelson.
( fah / eno )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga:
Klik di sini:
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).






