detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • PRO pramana putra  ″kita disi membicarakan pantas nya harga iPhone 4s itu 7 jutaan di Indonesia, bukan lebih baik beli samsung galaxy dapet dua seharga iPhone 4s. Itu.. ″
  • PRO pramana putra  ″kita disi membicarakan pantas nya harga iPhone 4s itu 7 jutaan di Indonesia, bukan lebih baik beli samsung galaxy dapet dua seharga iPhone 4s. Itu.. ″
29%   71% 

Selengkapnya


Senin, 28/12/2009 12:15 WIB

Virus Akhir Tahun Bajak Gambar dari Hardisk
Wicak Hidayat - detikinet


Infeksi Virus Akhir Tahun (vaksincom)

Jakarta - Sebuah virus diketahui menyebar menjelang akhir tahun 2009. Program jahat ini mengubah gambar dalam hardisk menjadi file berbahaya dan berusaha menyerbu sistem operasi anyar Windows 7.

Adi Saputra, analis antivirus dari Vaksincom, mengatakan pihaknya telah mendeteksi peredaran sebuah program jahat dengan nama Autorun.ATSJ. Adi mengatakan, ini merupakan varian dari virus Autorun yang mendominasi peringkat virus di Indonesia periode November - Desember 2009.

Varian terbaru ini disebut menyembunyikan file gambar dalam hardisk dan membuat duplikatnya yang sebenarnya merupakan program jahat. File duplikat itu akan memiliki ikon gambar sehingga sekilas mampu menipu penggunanya.

Dalam keterangan yang diterima detikINET, Senin (28/12/2009), Adi mengatakan virus itu dibuat dengan script bahasa C lewat software Autoit versi 3 dan dikompresi dengan program UPX. Ciri-ciri virus itu adalah menggunakan ikon gambar, berukuran 353 kilobyte, berekstensi .exe dan memiliki tipe 'Application'.

Gejala

Saat menginfeksi komputer korbannya, virus ini akan menimbulkan dua proses aneh pada Task Manager. Proses tersebut bernama Jview dan shimgvw dan akan muncul pada Task Manager sistem operasi Windows.

Jika calon korbannya menjalankan Windows 7, virus itu nampaknya berusaha menjalankan fungsi untuk mematikan fitur User Account Control (UAC). Namun, menurut Adi, virus itu tak mampu berjalan pada Windows 7.

Gejala lain dari virus tersebut adalah mematikan fitur Security Center. Akibatnya, fungsi update dan warning dari sistem operasi Windows konon akan bermasalah juga.

Beberapa antivirus akan 'dibunuh' oleh virus tersebut. Ini termasuk Ansav Guard, Eset (NOD32), Norman Security Suite, dan McAfee Security Center. Selain itu, virus ini juga akan 'membunuh' virus lokal yang menjalankan proses: Blastclnn.exe, Blastclnnn.exe, New Folder.exe dan SSCVIHOST.exe.

Tentunya gejala yang paling jelas adalah kemampuannya membajak dan menduplikasi seluruh file gambar yang ada di dalam hardisk. File yang jadi sasaran adalah yang memiliki ekstensi jepeg, bmp, png dan gif.

'Kado akhir tahun' ini akan menyebar lewat USB Flash Drive. Selain itu, ia juga akan menyebar melalui jaringan lokal apabila komputer korban memiliki folder berbagi dalam jaringan lokal.

( wsh / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel