detikInet's Community
Berita Lain
-
Sabtu, 20/03/2010 13:21 WIB
Fujitsu Usung Arsitektur Baru di Server CX1000 -
Jumat, 19/03/2010 17:55 WIB
Di Indonesia, SAP Tumbuh 30 Persen -
Kamis, 18/03/2010 16:55 WIB
Nokia Tak Gentar dengan Penetrasi Android -
Kamis, 18/03/2010 13:55 WIB
Kolom Telematika
Wahai UKM, Siapa yang Membackup Anda? -
Rabu, 17/03/2010 16:51 WIB
Intel dan Microsoft Gairahkan Penjualan HP -
Rabu, 17/03/2010 08:08 WIB
Belanja TI UKM Tumbuh 22%
Telkom Salurkan Rp 153,6 Miliar untuk UKM
Indeks Berita
Jumat, 25/12/2009 09:52 WIB
Fujitsu Terapkan Strategi Triole
Ardhi Suryadhi - detikinet

Ilustrasi (Ist.)
Kurnia Wahyudi, Country Manager Platform Products Fujitsu Indonesia menjelaskan, Triole adalah strategi inti Fujitsu dalam mengembangkan dan merangkai seluruh portofolio produk dan layanan teknologi informasi (TI) sehingga optimal dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.
Triole adalah konsep integrasi infrastruktur TI di masa mendatang yang menggabungkan server standar terbuka, storage dan jaringan. Visi Triole ini merupakan sebagian dari strategi jangka panjang business critical computing dari Fujitsu.
"Kami berkeyakinan Triole merupakan konsep industri TI di masa depan, melalui standarisasi proses dan perangkatnya sehingga bisa memastikan dan memaksimalkan mutu dan efisiensi setiap penerapan infrastruktur TI. Dengan begitu akan menjawab kebutuhan pelanggan yang membutuhkan sistem infrastruktur TI yang mampu mencapai tujuan kehandalan, kecepatan dan efisiensi dalam penggunaannya," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima detikINET, Jumat (25/12/2009).
Triole diklaim menjadi titik pembeda antara lini produk server Primergy dengan para pesaingnya yang pada umumnya masih menggunakan pendekatan solusi tradisional TI yang hanya bisa menjawab dua dari tiga tujuan.
Selama ini, produk TI yang bisa memenuhi ketiga tujuan sekaligus dianggap Fujitsu selalu produk mainframe yang mahal dan tertutup (tidak fleksibel). Namun melalui konsep Triole ini, Fujitsu mengaku membuat server Primergy dan juga produk TI lainnya sebagai open-system dari sebuah sistem mainframe (mission critical system) yang handal dengan seluruh komponennya terintegrasi dengan baik.
"Virtualisasi dan otomasi adalah inisiatif TI yang sedang digalakkan, akan tetapi Fujitsu memiliki cara yang unik dalam mengintegrasikan sistem tersebut," lanjut Kurnia. "Keunikan proses integrasi tersebut ada pada penerapan teknologi yang memungkinkan antar sistem open-standard dapat terhubung secara mulus," pungkasnya.
( ash / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (2 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).





