detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • PRO Pituhoppus  ″masalah harga itu relatif,, yg penting kepuasan. orang indo tu aneh wong cuma pemake aja pada berdebat kayak orang paling pinter sendiri. mbok dari.. ″
  • PRO khairul umam  ″kualitas oke , uang berlebihan ..oke2 aja tuch harga segitu bagi yg mampu :D  bagi ane hp jadul udh syukur :D  asal bsa nlpon n sms :D  ckckckckk.. ″
28%   72% 

Selengkapnya


Senin, 21/12/2009 17:02 WIB

Video YouTube Klaim Serangan Berlusconi Direkayasa
Fino Yurio Kristo - detikinet


Berlusconi diserang (afp)

Jakarta - Sebuah video yang diposting di YouTube menuai kontroversi. Pembuat video ini mengklaim serangan yang dilakukan pada Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi beberapa waktu yang lalu hanyalah rekayasa alias upaya pembohongan publik.

Seperti diketahui, Berlusconi dihantam wajahnya oleh seorang warga bernama Massimo Tartaglia, mengakibatkan dia terluka cukup parah. Serangan ini ternyata menuai simpati dan membuat popularitas Berlusconi justru naik 20 persen di mata rakyat Italia.

Mungkin melihat fenomena melonjaknya popularitas ini, video YouTube berbahasa Italia itu diposting. Pembuatnya menunjukkan sejumlah kejanggalan dalam rekaman video kejadian tersebut.

Misalnya dipertanyakan mengapa darah di muka Berlusconi terlalu kental dan sepertinya sudah dipersiapkan. Klaim rumah sakit yang menyatakan Berlusconi kehilangan setengah liter darah juga diragukan dalam video ini, karena darah yang keluar tampak sedikit.

Dikutip detikINET dari DailyMail, Senin (21/12/2009), video tersebut memperlihatkan pengawal Berlusconi memegang sebuah alat di dalam mobil. Nah, alat ini diduga sebuah penyemprot yang berisi darah palsu.

Terang saja, dugaan konspirasi via YouTube ini dibantah pendukung Berlusconi. Danielle Capezzeno dari partai pendukung sang perdana menteri menyayangkan dugaan rekayasa tersebut.

"Lihatlah dalam video, serangan itu sungguh nyata. Orang-orang itu menolak bukti yang ada," tukasnya. "Saya heran mengapa orang-orang mempertanyakan kebenaran serangan itu, hanya karena darah yang keluar dari Berlusconi tidak cukup deras," tandas Capezzeno. ( fyk / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel