Berita Terbaru
-
Kamis, 09/02/2012 17:15 WIB
Ungkap Daftar CP Nakal, BRTI Ditegur Panja -
Kamis, 09/02/2012 15:40 WIB
Laporan dari Kuala Lumpur
Jalan Terjal Ekspansi e-Money -
Kamis, 09/02/2012 14:20 WIB
Batal Jual 4.000 Menara, Indosat Tetap Untung -
Kamis, 09/02/2012 13:39 WIB
XL Tak Mau Buru-buru Jual 8.000 Menara -
Kamis, 09/02/2012 12:25 WIB
Laporan dari Kuala Lumpur
Transformasi Bisnis XL: Menyulap Data Menjadi Revenue Generator -
Kamis, 09/02/2012 10:23 WIB
Laporan dari Kuala Lumpur
Genjot Bisnis Data, XL Jor-joran Bangun 3G
Indeks Berita
Forum I-Net
Thread Pilihan

Kamis, 09/02/2012 12:42 WIB
Diancam Mau Didemo, Apple Tegaskan Peduli Nasib Buruh
Posted : radydjencolePro Kontra
- PRO Fikri Farezz ″Mahal wajar2 saja, ini Hp akan terasa sangat bermanfaat dan harganya pun menjanjikan bagi org2 pinter di bidang IT, tapi klo cuma buat sms &.. ″
- PRO Pituhoppus ″masalah harga itu relatif,, yg penting kepuasan. orang indo tu aneh wong cuma pemake aja pada berdebat kayak orang paling pinter sendiri. mbok dari.. ″
28%
72%
Selengkapnya
Bisnis Konten Telko Tembus Rp 2,5 Triliun
Achmad Rouzni Noor II - detikinet
ilustrasi (inet)
"Tahun depan, bisnis konten akan bergerak tumbuh 25%-30%," kata praktisi industri konten, Krish Pribadi, yang ditemui di sela peluncuran Konten Diary Bintang di Plaza Semanggi, Jakarta, Selasa (15/12/2009).
Meski diperkirakan bisa menyentuh angka Rp 3,25 triliun di akhir 2010 mendatang, namun bukan berarti bisnis konten di tanah air akan berjalan mulus. Para perusahaan penyedia konten dituntut untuk lebih kreatif lagi.
"Persaingan akan semakin berat. Jika tak diminati pelanggan, konten lama akan hilang. Namun pastinya akan berganti dengan konten yang lebih bagus," kata pria yang juga menjabat Komisaris Metranet, anak perusahaan Telkom di bidang bisnis konten.
Peluang bisnis di industri konten sendiri dinilai masih terbuka lebar. Sebab, dari sekitar 160 juta pelanggan telekomunikasi di Indonesia, penggunanya diestimasi masih berkisar 6%alias kurang dari 10 juta pelanggan.
Konten dalam dua-tiga tahun belakangan ini diperkirakan tumbuh secara eksponensial, dengan nilai pulsa yang dibelanjakan pelanggan setiap bulannya, atau average revenue per user (ARPU), sedikitnya Rp 5.000 hingga Rp 7.000.
"Saya pikir sampai tiga tahun ke depan, harga konten akan tetap stabil di kisaran Rp 5000 sampai Rp 7000. Harga belum perlu turun karena industri konten ini baru tiga tahun belakangan ini hidup," kata Krish.
"Beda dengan core (layanan utama telekomunikasi, red) yang tarifnya terus turun karena sudah berjalan lebih dari 15 tahun di Indonesia," pungkas pemegang jabatan Vice President Digital Music & Content Management di Telkomsel.
( rou / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Jumat, 10/02/2012 08:02
Duh, Putus Pertemanan di Facebook Berujung Pembunuhan - Jumat, 10/02/2012 07:04
Google Chrome 17 Tampil Lebih Ngebut - Kamis, 09/02/2012 13:08
Berharap Lahirnya Mark Zuckerberg 'Made in Indonesia' - Kamis, 09/02/2012 14:09
Pakai Nama iPad, Apple Dituntut Rp 14 Triliun - Jumat, 10/02/2012 09:22
Awas! Spammer Intai Pencari Diskon Hari Valentine
Komentar Terpopuler
- Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone - Selasa, 07/02/2012 14:58 WIB
Ini Dia Ponsel yang Paling Kuat di Suhu Beku - Selasa, 07/02/2012 09:36 WIB
Pekerja Pabrik iPad Belum Pernah Melihat iPad
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel





Sending your message


---125x125.gif)
