detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • PRO Fikri Farezz  ″Mahal wajar2 saja, ini Hp akan terasa sangat bermanfaat dan harganya pun menjanjikan bagi org2 pinter di bidang IT, tapi klo cuma buat sms &.. ″
  • PRO Pituhoppus  ″masalah harga itu relatif,, yg penting kepuasan. orang indo tu aneh wong cuma pemake aja pada berdebat kayak orang paling pinter sendiri. mbok dari.. ″
28%   72% 

Selengkapnya


Selasa, 15/12/2009 14:43 WIB

Bisnis Konten Telko Tembus Rp 2,5 Triliun
Achmad Rouzni Noor II - detikinet


ilustrasi (inet)

Jakarta - Nilai bisnis konten di sektor industri telekomunikasi hingga akhir tahun 2009 ini, diperkirakan bakal menembus angka Rp 2 triliun hingga 2,5 triliun.

"Tahun depan, bisnis konten akan bergerak tumbuh 25%-30%," kata praktisi industri konten, Krish Pribadi, yang ditemui di sela peluncuran Konten Diary Bintang di Plaza Semanggi, Jakarta, Selasa (15/12/2009).

Meski diperkirakan bisa menyentuh angka Rp 3,25 triliun di akhir 2010 mendatang, namun bukan berarti bisnis konten di tanah air akan berjalan mulus. Para perusahaan penyedia konten dituntut untuk lebih kreatif lagi.

"Persaingan akan semakin berat. Jika tak diminati pelanggan, konten lama akan hilang. Namun pastinya akan berganti dengan konten yang lebih bagus," kata pria yang juga menjabat Komisaris Metranet, anak perusahaan Telkom di bidang bisnis konten.

Peluang bisnis di industri konten sendiri dinilai masih terbuka lebar. Sebab, dari sekitar 160 juta pelanggan telekomunikasi di Indonesia, penggunanya diestimasi masih berkisar 6%alias kurang dari 10 juta pelanggan.

Konten dalam dua-tiga tahun belakangan ini diperkirakan tumbuh secara eksponensial, dengan nilai pulsa yang dibelanjakan pelanggan setiap bulannya, atau average revenue per user (ARPU), sedikitnya Rp 5.000 hingga Rp 7.000.

"Saya pikir sampai tiga tahun ke depan, harga konten akan tetap stabil di kisaran Rp 5000 sampai Rp 7000. Harga belum perlu turun karena industri konten ini baru tiga tahun belakangan ini hidup," kata Krish.

"Beda dengan core (layanan utama telekomunikasi, red) yang tarifnya terus turun karena sudah berjalan lebih dari 15 tahun di Indonesia," pungkas pemegang jabatan Vice President Digital Music & Content Management di Telkomsel.

 

( rou / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel