detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • PRO Pituhoppus  ″masalah harga itu relatif,, yg penting kepuasan. orang indo tu aneh wong cuma pemake aja pada berdebat kayak orang paling pinter sendiri. mbok dari.. ″
  • PRO khairul umam  ″kualitas oke , uang berlebihan ..oke2 aja tuch harga segitu bagi yg mampu :D  bagi ane hp jadul udh syukur :D  asal bsa nlpon n sms :D  ckckckckk.. ″
28%   72% 

Selengkapnya


Selasa, 15/12/2009 13:36 WIB

Video Mesum Remaja Samarinda Beredar via Facebook
Robert - detikinet


Ilustrasi (Ist.)

Samarinda - Video mesum dua remaja di Samarinda, Kalimantan Timur beredar di tengah masyarakat. Video berdurasi 4 menit 11 detik itu kini beredar dari ponsel ke ponsel setelah diunduh dari salah satu account di Facebook.

Dalam video tersebut, dua remaja dalam video versi 3gp itu tampak berusia belasan tahun. Keduanya tidak segan melakukan cumbuan dan hubungan layaknya suami istri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun detikINET, video tersebut dilakoni oleh dua remaja yang masih sekolah dan tinggal di Kecamatan Samarinda Seberang yang tengah dilanda mabuk asmara.

"Ya mas. Saya lihatnya di Facebook. Ramai dibicarakan karena pelakunya disebut-sebut tinggal di Samarinda Seberang," kata Armani, warga Kelurahan Baqa, Samarinda Seberang, Selasa (15/12/2009).

Terlebih lagi, saat ini beredarnya video mesum tersebut gencar diberitakan harian lokal yang terbit di Samarinda. Masyarakat pun mengaku tidak ingin buru-buru memastikan pelakunya merupakan warga Samarinda Seberang.

"Bisa saja warga lain. Tapi kalau benar itu warga Samarinda Seberang, bikin malu saja," ketus Rahmad, yang juga warga Samarinda Seberang.

Menanggapi hal ini, jajaran Polsekta Samarinda Seberang mengaku dibikin gerah. Setelah mengamati langsung adegan peradegan, kepolisian berencana untuk melakukan penyelidikan untuk memastikan pelaku dalam video tersebut.

"Karena sudah jadi konsumsi pemberitaan, kami rencananya melakukan penyelidikan," kata Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Seberang, Ipda Tommy Aruan, kepada wartawan saat berada di Mapoltabes Samarinda.

Tidak hanya melalui situs jejaring sosial Facebook, lanjut Tommy, video tersebut juga dapat ditemukan dengan menggunakan fasilitas Google Search.

"Di Google ada kok," pungkas Tommy seraya merahasiakan keyword-nya.
( ash / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel