Berita Terbaru
-
Rabu, 08/02/2012 16:49 WIB
IPO, Facebook Bidik China -
Selasa, 07/02/2012 18:09 WIB
Belajar dari Model Bisnis Freemium Google -
Selasa, 07/02/2012 17:15 WIB
Trio Elektronik Jepang Hadapi Rugi Raksasa -
Senin, 06/02/2012 14:25 WIB
Bangkrut, Kodak Theatre Tinggal Kenangan -
Senin, 06/02/2012 13:08 WIB
4 Perusahaan Asing Dekati Menkominfo Soal Rencana Investasi -
Senin, 06/02/2012 12:29 WIB
Facebook Nyaris Habiskan Pasokan Listrik Satu Kota
Indeks Berita
Forum I-Net
Thread Pilihan

Rabu, 08/02/2012 14:22 WIB
Duh! 4 Petinggi Yahoo Mundur 'Berjamaah'
Posted : radydjencolePro Kontra
- PRO Mayka Phy ″Yaaaa itu harga yg pantas, krn smuanya serba bisa hanya dg satu pegangan!!!i like it eveeer? Muuuuaaasch iphone.. ″
- KONTRA sariefbendjeh ″kalo ane sih mending beli hh laen soalnya harganya tinggi banget..kalo ga mending buat beli bakso bisa salekalian grobagnya..ckckk.. ″
26%
74%
Selengkapnya
Tampilan Friendster Dipermak
Santi Dwi Jayanti - detikinet
Friendster new logo(Ist)
Hal ini tentunya masuk akal, mengingat rumor bahwa Friendster akan dibeli oleh perusahaan asal Asia, makin santer saja. Friendster sepertinya serius menggarap pasar yang lebih fokus, yakni Asia. Sebab, untuk pasar yang lebih global situs ini sudah jelas ditumbangkan si raksasa Facebook dan MySpace.
Alasan kuat penyempitan target ini juga tak lepas dari data yang dilansir detikINET dari Prnewswire, Jumat (4/12/2009), bahwa 80% dari jumlah pengguna Friendster, adalah mereka yang tinggal di Asia. Kisaran pemakainya antara 16 sampai 24 tahun.
Oleh karena itulah perubahan desain Friendster disesuaikan dengan karakter anak muda. Desainnya diklaim lebih sederhana namun terkesan menyenangkan, sesuai dengan image yang ingin ditampilkan Friendster. Taglinenya yang sekarang yakni 'Connecting Smiles' merujuk pada layanan mereka yang ditujukan untuk mengkoneksikan sesama pengguna Friendster dengan cara yang lebih menyenangkan.
Dalam video promosi yang diposting di YouTube, Friendster mengklaim situsnya kini simple, fun dan personal. Selain itu terdapat kuote menarik di mana sang narator mengatakan, "Jika semua orang ada di sana, Whoop de doo (ribet sekali). Aku ingin space-ku sendiri". Di sini, juga sudah gampang terlihat siapa sasaran Friendster melalui penggunaan talentnya yang semuanya berwajah Asia.
Melihat promosi dan persiapan-persiapan seperti di atas, rumor bahwa situs yang didirikan di tahun 2002 ini akan jatuh ke tangan perusahaan Asia, mungkin saja terealisasi. Bahkan besar kemungkinan ia akan bangkit kembali dari 'mati suri'nya. ( sha / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Berita Terpopuler
- Kamis, 09/02/2012 09:59
Ribuan Orang akan Geruduk Toko Apple - Kamis, 09/02/2012 09:18
Induk Seluler XL Ingin Jadi Jawara Asia - Kamis, 09/02/2012 07:47
5 Resep Sukses Mark Zuckerberg - Kamis, 09/02/2012 08:42
Lomography, Fotografi Tanpa Aturan - Kamis, 09/02/2012 07:13
Indosat Jual 2.500 Menara
Komentar Terpopuler
- Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Kamis, 02/02/2012 18:51 WIB
Dirut Telkomsel: Tudingan Pedagang Pulsa Salah Alamat - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone - Kamis, 02/02/2012 19:25 WIB
Telkomsel: Sistem Cluster Agar Pasokan Pulsa Merata
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Ditegur BK DPR, Ruhut: Rumah Tangga Gue Itu Paling Bahagia
- Tol Cijago Dibuka, Warga dan Polisi Depok Tambah Repot





Sending your message


---125x125.gif)
