detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • PRO Fikri Farezz  ″Mahal wajar2 saja, ini Hp akan terasa sangat bermanfaat dan harganya pun menjanjikan bagi org2 pinter di bidang IT, tapi klo cuma buat sms &.. ″
  • PRO Pituhoppus  ″masalah harga itu relatif,, yg penting kepuasan. orang indo tu aneh wong cuma pemake aja pada berdebat kayak orang paling pinter sendiri. mbok dari.. ″
28%   72% 

Selengkapnya


Rabu, 02/12/2009 13:45 WIB

Facebook-MySpace Berangus 3.533 'Sarang' Penjahat Seksual
Ardhi Suryadhi - detikinet


Ilustrasi (Ist.)

Jakarta - Pergerakan penjahat seksual coba untuk lebih dipersempit lagi. Tak hanya di dunia nyata, di dunia maya pun gerak-geriknya harus dipastikan tak akan melenggang bebas.

Seperti yang baru saja dilakukan Facebook dan MySpace. Kedua situs jejaring sosial paling populer itu melaporkan telah menutup sekitar 3.533 'sarang' alias account yang dituding milik dari sejumlah penjahat seksual.

Seorang Jaksa dari New York, Andrew Cuomo memaparkan bahwa Facebook telah mematikan 3.410 account sedangkan MySpace juga ikut memberangus 1.975 account dalam beberapa minggu.

Facebook dan MySpace merupakan dua situs sejaring sosial yang telah ikut dalam program Electronic Security & Targeting of Online Predators Act (e-STOP). Yaitu sebuah aturan yang mengharuskan para pelaku tindak kriminal seksual untuk mendaftarkan alamat mereka di dunia maya. Mulai dari alamat email hingga account mereka di situs jejaring.

Situs jejaring lainnya pun diimbau untuk mengikuti langkah Facebook dan MySpace ini. Pasalnya, dunia maya yang tanpa batas kian memberi angin segar bagi para penjahat ini beraksi.

"Facebook dan MySpace telah sukses untuk menjalankan e-STOP untuk membuat internet lebih aman, dan ini saatnya bagi situs jejaring sosial lainnya untuk melakukan tindakan agar tak ada lagi korban," tukas Cuomo, dikutip detikINET dari AFP, Rabu (2/12/2009).
( ash / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel