detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA Muhammad Iqbal Annur  ″JELAS MAHAL LAH HANDPHONE GA DIBAWA MATI MENDING BUAT AMAL BUAT KEPERLUAN ? MASIH BANYAK UNTUK KELAS RAKYAT.. ″
  • KONTRA Wemphy  ″Wajar mahal soalnya di indo banyak yg ababil!.. ″
26%   74% 

Selengkapnya


Rabu, 25/11/2009 12:03 WIB

Google Beberkan Peninggalan Bersejarah Irak
Fransiska Ari Wahyu - detikinet


Baghdad - Raksasa internet Amerika Serikat, Google akan mulai mengonlinekan artefak dan dokumen Museum Nasional Irak.

Hal ini diungkapkan oleh Chief Executive Google, Eric Schmidt. Ia menuturkan bahwa  sekitar 14 ribu gambar yang diambil dari museum Irak akan dapat diakses secara online mulai tahun depan.

"Misi Google adalah membuat informasi tersaji bagi setiap orang. Ada begitu banyak informasi di dunia Arab yang tidak diketahui dan belum tersaji secara luas untuk pihak lain," tutur Schmidt, seperti dikutip detikINET dari AFP, Rabu (25/11/2009).

Schmidt menambahkan,"Lebih dari 14 ribu gambar yang telah kami ambil, plus sedikit kejutan akan tersaji bagi siapa saja di seluruh dunia awal tahun depan."

Museum ini menjadi salah satu tempat penyimpanan koleksi Mesopotamia yang mengesankan. Namun, sayangnya sekitar 15 ribu patung dan artefak berharga dijarah pada April 2003 pasca invasi AS ke Irak. Sejumlah koleksi berharga diselundupkan.

Melalui proyek ini, Google ingin menunjukkan bahwa Irak adalah pasar penting dimana bisnis dapat berkembang di negara ini.

"Sebagian besar perusahaan Amerika belum beroperasi di Irak, dan kami ingin menunjukkan bahwa terbuka peluang untuk berbisnis di Irak. Irak adalah sebuah pasar penting yang akan bertumbuh cepat. Anda dapat memulai bisnis di sini dan ini adalah pasar yang aman untuk melakukan itu," tegas Schmidt.

Namun, Google menolak untuk membeberkan biaya proyek digitalisasi koleksi Museum Irak tersebut. ( faw / fyk )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Berita Terpopuler

Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel