detikInet's Community
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 09:55 WIB
Kolom Telematika
Budaya Pelayanan Jepang -
Jumat, 19/03/2010 09:30 WIB
Motor Perpustakaan XL Meluncur di Bekas Lokasi Gempa -
Jumat, 19/03/2010 09:00 WIB
Tarik Ulur Pembayaran Airtime Wartel -
Kamis, 18/03/2010 18:50 WIB
Demo Hak Air Time
Telkom Tak Mau Disalahkan Soal Wartel -
Kamis, 18/03/2010 18:27 WIB
Nunggak Biaya Airtime
Indosat Pilih Tempuh Jalur Hukum -
Kamis, 18/03/2010 15:37 WIB
Nunggak Biaya Air Time
XL Mau Bayar, Asal Hitungannya Jelas
Indeks Berita
Selasa, 24/11/2009 19:10 WIB
Akusisi Kartu Seluler Indosat Hanya 1:7
Achmad Rouzni Noor II - detikinet

Indosat (ist)
"Sebagian jadi pelanggan sebagian tidak. Perbandingannya satu banding tujuh," kata Chief Marketing Officer Indosat, Guntur Siboro, di kantor pusat Indosat, Jakarta, Selasa (24/11/2009).
Alhasil, Indosat yang selama enam bulan pertama tahun ini menghanguskan lebih dari enam juta pelanggan, belum bisa mengembalikan posisi 33,3 juta pelanggan yang telah diraih akhir 2008 lalu. Kata Guntur, pelanggan Indosat saat ini baru 28,7 juta.
"Kenapa (pelanggan yang hilang) harus direbut kembali kalau tidak menguntungkan secara bisnis. Kita ini mencari revenue karena kita perusahaan public listed," ujar dia.
Indosat sendiri mengaku tak mau mengikuti jejak pesaingnya dalam memasarkan kartu perdana dengan harga murah. Menurut Guntur, Indosat akan memasarkan kartu perdana dengan harga yang lebih tinggi dari pada nilai pulsa awal yang ditawarkan.
"Jadi bagi pelanggan yang suka gonta-ganti kartu, beli kartu Indosat tidak menguntungkan. Kami juga tak mau rugi karena biaya produksi untuk membuat SIM Card kartu perdana biayanya 20 sen dollar," jelasnya.
( rou / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (8 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).






