Berita Terbaru
-
Rabu, 08/02/2012 16:49 WIB
IPO, Facebook Bidik China -
Selasa, 07/02/2012 18:09 WIB
Belajar dari Model Bisnis Freemium Google -
Selasa, 07/02/2012 17:15 WIB
Trio Elektronik Jepang Hadapi Rugi Raksasa -
Senin, 06/02/2012 14:25 WIB
Bangkrut, Kodak Theatre Tinggal Kenangan -
Senin, 06/02/2012 13:08 WIB
4 Perusahaan Asing Dekati Menkominfo Soal Rencana Investasi -
Senin, 06/02/2012 12:29 WIB
Facebook Nyaris Habiskan Pasokan Listrik Satu Kota
Indeks Berita
Forum I-Net
Thread Pilihan

Rabu, 08/02/2012 14:22 WIB
Duh! 4 Petinggi Yahoo Mundur 'Berjamaah'
Posted : radydjencolePro Kontra
- KONTRA Muhammad Iqbal Annur ″JELAS MAHAL LAH HANDPHONE GA DIBAWA MATI MENDING BUAT AMAL BUAT KEPERLUAN ? MASIH BANYAK UNTUK KELAS RAKYAT.. ″
- KONTRA Wemphy ″Wajar mahal soalnya di indo banyak yg ababil!.. ″
26%
74%
Selengkapnya
Kesal dengan Google, Raja Media Lirik Microsoft
Fino Yurio Kristo - detikinet
Rupert Murdoch (ist)
Konten dari News Corp rencananya akan tampil eksklusif untuk Microsoft. Menurut sumber terkait, Microsoft dan News Corp sedang melakukan diskusi awal yang intensif. Meski begitu, bukan berarti diskusi itu bakal melahirkan kesepakatan.
Dalam hal ini, Microsoft jelas sedang mencari konten eksklusif bagi mesin cari Bing untuk melawan kedigdayaan Google. News Corp sendiri memiliki banyak media bernilai jual tinggi seperti Wall Street Journal dan Times of London. Namun bukan langkah mudah bagi News Corp untuk mendepak Google.
"Adalah pengrusakan diri sendiri bagi News Corp jika menghapus semua konten dari Google," tukas Greg Sterling, analis dari Sterling Market Intelligence seperti dilansir Bloomberg dan dikutip detikINET, Selasa (24/11/2009). "Implikasinya, Microsoft mungkin akan mengkompensasi News Corp."
Sterling juga menilai, jika tercapai kesepakatan antara Microsoft dan News Corp, tidak lantas volume pencarian di Bing bakal naik secara drastis. Ada kemungkinan pula diskusi dengan Microsoft ini adalah strategi News Corp untuk menekan Google.
Terkait berita diskusi itu, baik pihak Microsoft maupun News Corp masih menolak berkomentar. Sedangkan juru bicara Google, Gabriel Sticker, menggarisbawahi layanan Google News bertujuan meningkatkan trafik publisher dan publisher bisa menarik berita kalau mereka menginginkannya. ( fyk / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Rabu, 08/02/2012 17:08
Nokia akan PHK 4.000 Karyawan - Rabu, 08/02/2012 18:45
Heboh, Facebook Kabarkan Perang Dunia 3 - Rabu, 08/02/2012 16:10
BlackBerry Diklaim Nomor 1 di Sejumlah Negara, Indonesia? - Rabu, 08/02/2012 11:29
Mengintip Tes Daya Tahan yang Dijalani BlackBerry - Rabu, 08/02/2012 15:00
Galaxy S III Jadi Smartphone Tertipis di Dunia?
Komentar Terpopuler
- Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Kamis, 02/02/2012 18:51 WIB
Dirut Telkomsel: Tudingan Pedagang Pulsa Salah Alamat - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone - Kamis, 02/02/2012 19:25 WIB
Telkomsel: Sistem Cluster Agar Pasokan Pulsa Merata
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Berkas Belum Lengkap, 1 Balon Cagub Independen Jakarta Ditolak KPUD
- Ojek Motor Bernama Djakarta di Senegal





Sending your message


---125x125.gif)
