detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA Muhammad Iqbal Annur  ″JELAS MAHAL LAH HANDPHONE GA DIBAWA MATI MENDING BUAT AMAL BUAT KEPERLUAN ? MASIH BANYAK UNTUK KELAS RAKYAT.. ″
  • KONTRA Wemphy  ″Wajar mahal soalnya di indo banyak yg ababil!.. ″
26%   74% 

Selengkapnya


Selasa, 24/11/2009 08:45 WIB

Operator Harus Siap Hadapi Ledakan 2010
Andrian Fauzi - detikinet


ilustrasi (inet)

Bandung - Pada awal 2010 diprediksi akan terjadi broadband fix crossover. Ini adalah suatu kondisi ketika pelanggan broadband akan melewati jumlah pelanggan fix phone, yang artinya akan terjadi ledakan pelangan broadband.

Menurut Dimitri Mahayana, Chief of Sharing Vision, sebuah lembaga telematika di Bandung, para operator penyedia layanan broadband harus segera mempersiapkan diri dengan kondisi tersebut.

Dijelaskan oleh pria yang akrab dipanggil Pak Dim ini, para operator mesti menyiapkan infrastruktur dan kapasitas broadband. Berikutnya taktik dan strategi penjualan harus dipersiapkan dengan baik sehingga tidak ada kesan perang harga. Terakhir, para operator harus siap-siap dengan munculnya konvergensi GIM (Gadget-Internet-Mobile).

"Yang pasti akan melejit di tahun depan. Selain infrastruktur dan kapasitas jaringan, mereka (operator - red) juga harus mempersiapkan strategi dan taktik yang tepat. Sehingga tidak ada kesan perang harga," tuturnya saat berbincang dengan detikINET, Senin petang (23/11/2009).

Selain itu, imbuhnya, para operator juga harus sangat mewaspadai dengan munculnya konvergensi GIM. Munculnya produk-produk Cina yang membanjiri pasar industri IT saat ini menjadi salah satu pemicu dari kondisi tersebut.

"Ini harus dipahami sebagai megatren di 2010. Munculnya produk Cina mempercepat konvergensi. Apalagi teknologi gadget sangat fleksibel dan mudah dimodifikasi. Operator harus pintar-pintar mengemasnya," terang pria yang juga mengajar di ITB ini.

Data dari BRTI, pelanggan broadband di Indonesia pada 2008 berkisar 2,7 juta. Dan di akhir tahun 2009 diperkirakan akan melonjak menjadi 4,5 juta. Semakin murahnya teknologi dan meningkatnya penetrasi internet dipercaya menjadi mesin pendorong utama pertumbuhan pelanggan broadband. ( afz / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share



Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel