Berita Terbaru
-
Rabu, 08/02/2012 13:38 WIB
Bakrie Telecom Kantongi ULO Seluler -
Selasa, 07/02/2012 20:39 WIB
Navcore dan AMP Tanggapi Surat Peringatan BRTI -
Selasa, 07/02/2012 15:13 WIB
BRTI Rilis Nama CP 'Pencuri Pulsa' -
Senin, 06/02/2012 17:03 WIB
Pengguna e-Money Diproyeksi Tumbuh Jadi 12 Juta -
Senin, 06/02/2012 12:03 WIB
Penyalahgunaan Frekuensi 3G
Menkominfo Yakinkan Kejagung IM2 Tak Bersalah -
Senin, 06/02/2012 07:45 WIB
Indosat Dorong UKM Manfaatkan Internet
Indeks Berita
Forum I-Net
Thread Pilihan

Rabu, 08/02/2012 14:22 WIB
Duh! 4 Petinggi Yahoo Mundur 'Berjamaah'
Posted : radydjencolePro Kontra
- KONTRA Muhammad Iqbal Annur ″JELAS MAHAL LAH HANDPHONE GA DIBAWA MATI MENDING BUAT AMAL BUAT KEPERLUAN ? MASIH BANYAK UNTUK KELAS RAKYAT.. ″
- KONTRA Wemphy ″Wajar mahal soalnya di indo banyak yg ababil!.. ″
26%
74%
Selengkapnya
SLI 009 dari Telepon PSTN Sering Tulalit
Achmad Rouzni Noor II - detikinet
ilustrasi (ist)
"Sambungan 009 dari PSTN sempat mengalami kendala. Banyak pelanggan yang sudah coba menggunakan tapi belum bisa melakukan akses hingga saat ini," sesal Erik Meijer, Wakil Direktur Utama Bakrie Telecom, di Rasuna Episentrum, Jakarta, Kamis (19/11/2009).
Meski begitu, layanan SLI 009 dari PSTN dinilai Erik seharusnya sudah bisa dilakukan oleh para pengguna telepon rumah dan perkantoran yang tersebar di empat kota yaitu Jakarta, Surabaya, Medan, dan Batam.
Direktur Corporate Services Bakrie Telecom Rakhmat Junaidi, mengatakan Desember mendatang pihaknya juga akan membuka kembali akses SLI 009 di enam kota yaitu Bandung, Denpasar, Makassar, Balikpapan, Semarang, dan Palembang. "Kami harap seluruh layanan SLI bisa berjalan dengan lancar," ujarnya.
Erik menegaskan, telepon ke luar negeri menggunakan prefiks 009 sudah bisa dilayani dengan baik melalui jaringan milik operator seluler saja. "Lebih dari 50% penggunan Esia yang biasa telepon ke luar negeri telah menggunakan layanan 009," kata dia.
Bakrie Telecom optimistis target pelanggan tahun ini sebesar 10,5 juta akan tercapai dan memproyeksikan pertumbuhan pelanggan hingga 14 juta pada 2010. Pertambahan jumlah pelanggan, khususnya Esia didukung oleh kencangnya pemasaran produk bundling, salah satunya ponsel Esia Hidayah.
Erik menjelaskan jumlah penjualan ponsel tersebut kini hampir mencapai 500.000 unit dengan infaq yang dihasilkan dari potongan Rp10.000 per ponsel yang terjual sudah hampir menyentuh Rp5 miliar dan telah disalurkan secara bertahap.
"Hari ini kami menyerahkan infaq tahap ketiga sebesar Rp 2,1 miliar, setelah sebelumnya didistribusikan Rp 1,4 miliar dan Rp 1 miliar melalui berbagai lembaga sosial khususnya untuk mengembangkan sektor pendidikan," ujarnya.
( rou / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Rabu, 08/02/2012 17:08
Nokia akan PHK 4.000 Karyawan - Rabu, 08/02/2012 18:45
Heboh, Facebook Kabarkan Perang Dunia 3 - Rabu, 08/02/2012 16:10
BlackBerry Diklaim Nomor 1 di Sejumlah Negara, Indonesia? - Rabu, 08/02/2012 11:29
Mengintip Tes Daya Tahan yang Dijalani BlackBerry - Rabu, 08/02/2012 15:00
Galaxy S III Jadi Smartphone Tertipis di Dunia?
Komentar Terpopuler
- Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Kamis, 02/02/2012 18:51 WIB
Dirut Telkomsel: Tudingan Pedagang Pulsa Salah Alamat - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone - Kamis, 02/02/2012 19:25 WIB
Telkomsel: Sistem Cluster Agar Pasokan Pulsa Merata
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Berkas Belum Lengkap, 1 Balon Cagub Independen Jakarta Ditolak KPUD
- Ojek Motor Bernama Djakarta di Senegal





Sending your message


---125x125.gif)
