detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA Muhammad Iqbal Annur  ″JELAS MAHAL LAH HANDPHONE GA DIBAWA MATI MENDING BUAT AMAL BUAT KEPERLUAN ? MASIH BANYAK UNTUK KELAS RAKYAT.. ″
  • KONTRA Wemphy  ″Wajar mahal soalnya di indo banyak yg ababil!.. ″
26%   74% 

Selengkapnya


Rabu, 18/11/2009 10:30 WIB

Komunitas Melesat, Bos OpenSolaris Sambangi Indonesia
Andrian Fauzi - detikinet


OpenSolaris (ist)

Jakarta - Komunitas OpenSolaris di Indonesia berkembang sangat pesat. Dalam waktu dua tahun, lebih dari seribu anggota telah terdaftar. Inilah yang membuat petinggi OpenSolaris menjenguk anak binaannya di Jakarta dan Bandung.

Sejak 2 tahun lalu terbentuk OSUG (OpenSolaris User Group) Indonesia yang terkonsentrasi di Jakarta. Namun, sejak akhir 2008 mulai bermunculan OSUG daerah. Yogyakarta, Surabaya dan Malang menjadi kota yang pertama mendeklarasikan OSUG daerah. Disusul pada awal dan pertengahan 2009, OSUG Bandung dan Medan muncul.

Hal ini yang membuat Jim Grisanzio, Senior Program Manager OpenSolaris Engineering, berkunjung ke Indonesia. Dalam kunjungannya ke Indonesia, Jim menyambangi dua kota yakni Jakarta dan Bandung.

"Perkembangan komunitas OpenSolaris yang luar biasa di Indonesia menarik perhatiannya, karenanya kita gelar 'OpenSolaris Day' di dua kota ini," ujar Alex Budiyanto, Open Source University Meetup (OSUM) Community Manager, Sun Microsystems Indonesia usai 'OSUG Bandung Meeting' di Garasi Lombok 33, Selasa (17/11/2009) malam.

Hujan yang terus mengguyur Bandung, tidak menyurutkan minat mahasiswa dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB), Institut Teknologi Telkom (ITT) dan beberapa orang dari profesional untuk bertemu dan berdiskusi dengan Jim. Padahal sebelumnya, Jim menjadi pembicara dalam 'OpenSolaris Day' di Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB).

Tak hanya berdiskusi tentang bagaimana membangun sebuah komunitas, pria berkewarganegaraan Amerika Serikat ini juga memberikan tips dan trik ngeblog. Menurutnya, alangkah lebih baik jika blog ditulis dalam bahasa internasional, bahasa Inggris.

"Blog berbahasa Inggris akan membuat Anda terkenal seluruh dunia. Banyak orang di dunia yang akan mengenal Anda," papar Jim yang paling rajin memposting tulisan di kalangan petinggi OpenSolaris ini.

Pria yang saat ini berdomisili di Tokyo pun berkali-kali mengungkapkan kekagumannya terhadap perkembangan komunitas open source, khususnya OpenSolaris di Indonesia.
( afz / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share



Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel