Berita Terbaru
-
Kamis, 09/02/2012 09:18 WIB
Laporan dari Kuala Lumpur
Induk Seluler XL Ingin Jadi Jawara Asia -
Kamis, 09/02/2012 07:13 WIB
Indosat Jual 2.500 Menara -
Rabu, 08/02/2012 14:40 WIB
Kominfo Ingatkan Bakrie Biar Tak Kena Semprit -
Rabu, 08/02/2012 13:38 WIB
Bakrie Telecom Kantongi ULO Seluler -
Selasa, 07/02/2012 20:39 WIB
Navcore dan AMP Tanggapi Surat Peringatan BRTI -
Selasa, 07/02/2012 15:13 WIB
BRTI Rilis Nama CP 'Pencuri Pulsa'
Indeks Berita
Forum I-Net
Thread Pilihan

Rabu, 08/02/2012 14:22 WIB
Duh! 4 Petinggi Yahoo Mundur 'Berjamaah'
Posted : radydjencolePro Kontra
- PRO Mayka Phy ″Yaaaa itu harga yg pantas, krn smuanya serba bisa hanya dg satu pegangan!!!i like it eveeer? Muuuuaaasch iphone.. ″
- KONTRA sariefbendjeh ″kalo ane sih mending beli hh laen soalnya harganya tinggi banget..kalo ga mending buat beli bakso bisa salekalian grobagnya..ckckk.. ″
26%
74%
Selengkapnya
XL Rambah Bisnis Transfer Uang Mancanegara
Achmad Rouzni Noor II - detikinet
ilustrasi (inet)
"Pemegang saham menyetujui perusahaan untuk mengembangkan layanan remittance," kata Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi, dalam keterangan tertulis mengenai putusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa, Selasa (17/11/2009).
Ia mengatakan, kebutuhan pelanggan atas jasa remittance semakin besar sejalan dengan perkembangan teknologi seluler.
Menurut Hasnul, potensi XL masuk ke layanan remittance sangat luas sejalan dengan besarnya jumlah tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri terutama di Malaysia, dan sejumlah negara di Timur Tengah, dan Hongkong.
Rencananya layanan ini akan direalisasikan untuk TKI di Malaysia dan Arab Saudi. "Oleh sebab itu, kami akan segera meminta lisensi ke Bank Indonesia," lanjutnya.
Selama ini XL telah melakukan semacam inkubasi layanan remittance dengan Bank BNI untuk para TKI di Hong Kong. Namun demikian, Hasnul tak bisa merinci berapa nilai transaksi remittance yang sudah berjalan selama inkubasi.
Direktur Pemasaran XL Nicanor V Santiago menjelaskan, revenue generator dari layanan ini datang dari SMS notifikasi, penjualan pulsa, dan fee pengiriman uang. "Di Filipina masa inkubasi layanan ini empat hingga lima tahun," katanya.
Namun di Filipina layanan remittance sudah lebih maju karena sebagian besar tenaga kerja mereka berada di Amerika Serikat.
( rou / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Kamis, 09/02/2012 10:52
Xbox 360 Konsol Game Paling Laris di 2011 - Kamis, 09/02/2012 11:07
Batasan Proses Digital Bagi Penggiat Lomography - Kamis, 09/02/2012 09:59
Ribuan Orang akan Geruduk Toko Apple - Kamis, 09/02/2012 07:47
5 Resep Sukses Mark Zuckerberg - Kamis, 09/02/2012 10:23
Genjot Bisnis Data, XL Jor-joran Bangun 3G
Komentar Terpopuler
- Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Kamis, 02/02/2012 18:51 WIB
Dirut Telkomsel: Tudingan Pedagang Pulsa Salah Alamat - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone - Kamis, 02/02/2012 19:25 WIB
Telkomsel: Sistem Cluster Agar Pasokan Pulsa Merata
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Keliling Kampus, Mahasiswa ISI Yogya Tolak Ganti Nama Jadi ISBI
- Wamen Denny Pergoki Nazaruddin, Nashir, dan Pengacara Rosa di Cipinang





Sending your message


---125x125.gif)
