detikInet's Community
Berita Lain
-
Minggu, 21/03/2010 14:55 WIB
'Remaja Penyebar SMS Seks Tidak Perlu Dipenjara' -
Minggu, 21/03/2010 13:54 WIB
Bill Clinton 'Tertawan' oleh iPhone -
Minggu, 21/03/2010 11:05 WIB
Ungkap Markas Rahasia Pasukan Inggris, Google Dikecam -
Sabtu, 20/03/2010 09:13 WIB
Hacking jadi 'Mainan' Remaja Inggris -
Jumat, 19/03/2010 17:02 WIB
Banyak Pengguna Facebook Minder Upload Foto -
Jumat, 19/03/2010 13:02 WIB
Sex.com Diincar oleh Pembela Hak Binatang
Indeks Berita
Senin, 16/11/2009 18:20 WIB
Simpan Mayat Puteri Kandung, Ibu Curhat Online
Fino Yurio Kristo - detikinet

Ilustrasi (ist)
Dilansir AFP dan dikutip detikINET, Senin (16/11/2009), sang ibu bernama Lee Yu-chan belakangan diketahui berusaha membekukan tubuh anaknya yang sudah meninggal selama empat hari dengan es. Si anak meninggal karena diduga kuat dianiaya oleh keponakan ibunya.
Anak balita yang bernama Lee Wan-yen awalnya mengaku pening dan kemudian beristirahat di tempat tidur. Namun beberapa saat kemudian, ia ditemukan sudah meninggal dunia.
Bukannya menguburkannya, sang ibu tidak bersuami ini menggelontorkan es ke mayat anaknya. Barangkali, dia tidak mau bertanggungjawab dengan kematian anaknya yang terjadi karena hal yang tidak wajar.
Saking bingungnya, dia kemudian malah curhat dan bertanya di internet. "Apa yang seharusnya dilakukan terhadap anak empat tahun yang sudah meninggal? Penting!" demikian pertanyaan yang diumbarnya ke portal Yahoo.
Berawal dari postingan inilah, polisi setempat akhirnya mengetahui kasus ini. Aparat pun segera mendatangi kediaman sang ibu yang ditangkap bersama dua keponakannya. Salah satu keponakan disinyalir kuat menganiaya bayi tersebut hingga meninggal dunia. ( fyk / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (4 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).





