Berita Terbaru
-
Kamis, 09/02/2012 09:18 WIB
Laporan dari Kuala Lumpur
Induk Seluler XL Ingin Jadi Jawara Asia -
Kamis, 09/02/2012 07:13 WIB
Indosat Jual 2.500 Menara -
Rabu, 08/02/2012 14:40 WIB
Kominfo Ingatkan Bakrie Biar Tak Kena Semprit -
Rabu, 08/02/2012 13:38 WIB
Bakrie Telecom Kantongi ULO Seluler -
Selasa, 07/02/2012 20:39 WIB
Navcore dan AMP Tanggapi Surat Peringatan BRTI -
Selasa, 07/02/2012 15:13 WIB
BRTI Rilis Nama CP 'Pencuri Pulsa'
Indeks Berita
Forum I-Net
Thread Pilihan

Rabu, 08/02/2012 14:22 WIB
Duh! 4 Petinggi Yahoo Mundur 'Berjamaah'
Posted : radydjencolePro Kontra
- PRO Mayka Phy ″Yaaaa itu harga yg pantas, krn smuanya serba bisa hanya dg satu pegangan!!!i like it eveeer? Muuuuaaasch iphone.. ″
- KONTRA sariefbendjeh ″kalo ane sih mending beli hh laen soalnya harganya tinggi banget..kalo ga mending buat beli bakso bisa salekalian grobagnya..ckckk.. ″
26%
74%
Selengkapnya
Kapasitas 3G Indosat Digenjot 2 Juta Pelanggan
Achmad Rouzni Noor II - detikinet
IndosatM2 (rou/inet)
"Dengan adanya second carrier 3G, kita percaya kondisi backhaul, node B, dan core network saat ini, bisa menampung sampai dua juta pelanggan," kata Chief Marketing Officer Indosat, Guntur Siboro kepada detikINET, Jumat (13/11/2009).
Indosat yang memiliki 4000 unit infrastruktur node B - 3G untuk menyelenggarakan mobile broadband melalui anak usahanya, IM2, memiliki jumlah pelanggan berkisar 500 ribu.
Pertumbuhan pelanggan mobile broadband Indosat pada mulanya cukup pesat, mengingat kecepatan 3G yang ditawarkan lewat teknologi High Speed Downlink Packet Access (HSDPA) cukup menggiurkan.
Langkah pengembangan layanan data ini membuat Frost and Sullivan Telecom Awards 2009, kepincut memilih Indosat sebagai Mobile Data Service Provider of The Year untuk kali keduanya.
Namun, derasnya pertumbuhan pelanggan terbentur pada masalah keterbatasan frekuensi. Pembangunan node B untuk memperluas infrastruktur 3G pun tak mampu menahan kritik pedas dari para pelanggannya yang sudah kadung kecewa.
Indosat mau tak mau harus memenuhi harga Rp 160 miliar yang diminta pemerintah untuk tambahan frekuensi 3G. Dan kini, perusahaan yang bernaung di bawah bendera Qatar Telecom itu pun tengah bersiap untuk melancarkan teknologi HSPA+.
Indosat memilih Ericsson untuk uji coba upgrade jaringan 3G miliknya di Jabodetabek, yang ditopang 1500 node B, dengan teknologi HSPA+. Upgrade di wilayah ini jadi prioritas karena 70% dari total 500 ribu pelanggan mobile broadband Indosat berdomisili di Jabodetabek.
Guntur belum bisa memastikan penambahan backhaul, node B dan core network yang akan dibangun tahun depan setelah HSPA+ diluncurkan secara komersial di penghujung tahun 2009 ini.
"Rencana belanja modal 2010 belum difinalisasi dan belum di-approve BoC [dewan komisaris], jadi saya belum bisa kasih estimasi untuk tahun depan," tandas Guntur.
( rou / rou )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Kamis, 09/02/2012 09:18
Induk Seluler XL Ingin Jadi Jawara Asia - Kamis, 09/02/2012 09:59
Ribuan Orang akan Geruduk Toko Apple - Kamis, 09/02/2012 07:47
5 Resep Sukses Mark Zuckerberg - Kamis, 09/02/2012 08:42
Lomography, Fotografi Tanpa Aturan - Kamis, 09/02/2012 07:13
Indosat Jual 2.500 Menara
Komentar Terpopuler
- Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Kamis, 02/02/2012 18:51 WIB
Dirut Telkomsel: Tudingan Pedagang Pulsa Salah Alamat - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone - Kamis, 02/02/2012 19:25 WIB
Telkomsel: Sistem Cluster Agar Pasokan Pulsa Merata
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Berkacamata hitam, Nunun Senyum-senyum Datang ke KPK
- Pramono: Jangan Masalah Keluarga Anggota Dewan Jadi Beban Politik DPR





Sending your message


---125x125.gif)
