detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • PRO khairul umam  ″kualitas oke , uang berlebihan ..oke2 aja tuch harga segitu bagi yg mampu :D  bagi ane hp jadul udh syukur :D  asal bsa nlpon n sms :D  ckckckckk.. ″
  • KONTRA Usman Faki  ″ya..jelas kontra iphone dengan segudang fitur tp nggak semuanya bisa dipake di indo yang masih belum seluruhnya daerah dapat signal 3g sedangkan.. ″
27%   73% 

Selengkapnya


Kamis, 12/11/2009 14:01 WIB

Pendapatan Telepon Kabel Semakin Tergerus
Achmad Rouzni Noor II - detikinet


telepon (ist)

Jakarta - Kontribusi pendapatan dari layanan telepon kabel fixedline Telkom semakin tergerus. Dibanding periode lalu, pendapatan pada kuartal ketiga 2009 ini merosot 19%.

Average Revenue Per User (ARPU) sebagai acuan dari pendapatan per pelanggan tiap bulannya, turun dari semula Rp138.000 pada kuartal ketiga 2008 menjadi Rp 112.000 pada triwulan ketiga tahun ini.

"Penurunan tak terlepas dari perubahan gaya hidup masyarakat yang kini beralih ke layanan mobile. Meski demikian, pelanggan fixedline kami masih tumbuh 1,4% dibanding kuartal ketiga tahun lalu," kata VP Public and Marketing Communication Telkom, Eddy Kurnia, di Jakarta, Kamis (12/11/2009).

Pelanggan telepon kabel Telkom saat ini berjumlah 8,7 juta satuan sambungan. Naik tipis dari tahun lalu 8,6 juta satuan sambungan pelanggan.

Meski pendapatan telepon kabel merosot, Telkom masih bisa mengandalkan layanan bergerak TelkomFlexi dan Telkomsel, dimana keduanya menguasai pangsa pasar terbesar, lebih dari 50%.

Terlebih, pertumbuhan Flexi cukup meyakinkan. Naik 63% atau meningkat dari hanya 9,2 juta pelanggan pada kuartal ketiga 2008, menjadi 14,9 juta pada kuartal ketiga tahun ini.

"Peningkatan jumlah pelanggan antara lain disebabkan tarif percakapan yang kompetitif dan penambahan Base Tranceiver Station yang saat ini mencapai 5.296 unit atau tumbuh 66%," ujar Eddy.

Menghadapi tantangan bisnis ke depan, Telkom akan menjalankan strategi bisnis New Wave sembari terus mengoptimalkan potensi bisnis legacy network yang telah diusungnya.

Langkah itu menjadi alasan bagi Frost & Sullivan Indonesia Telecoms Award 2009 untuk menganugerahkan predikat 'Service Provider of The Year' kepada Telkom. Sebelumnya, Telkom juga menjadi jawara Best of The Best e-Company Award 2009 yang diselenggarakan Warta Ekonomi.
( rou / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel