Berita Terbaru
-
Sabtu, 04/02/2012 17:10 WIB
Menelisik Cara Kerja Android.Counterclank -
Sabtu, 04/02/2012 12:15 WIB
Anonymous Umbar Perbincangan Rahasia FBI -
Sabtu, 04/02/2012 08:57 WIB
Benarkah Android.Counterclank Berbahaya? -
Jumat, 03/02/2012 13:19 WIB
Google Perketat Keamanan Android Market -
Kamis, 02/02/2012 12:05 WIB
Pembobol Situs NASA dan Pentagon Ditangkap -
Rabu, 01/02/2012 13:48 WIB
Awas, Terbuai Themes Valentine di Facebook
Indeks Berita
Forum I-Net
Thread Pilihan

Selasa, 07/02/2012 14:30 WIB
Inilah 8 Sosok Bertalenta di Dunia Teknologi
Posted : radydjencolePro Kontra
- KONTRA Bagas Nugraha ″Pantaskah iPhone 4S Dihargai Tinggi? Mending ga usah koment yg ga pernah pake iphone.. Hahahahah.. ″
- KONTRA John Banthink ″hahhahaha.... marketingnya apel kebakaran jenggot... dasar budak yahudi..... ″
25%
75%
Selengkapnya
Antivirus Palsu 'Ninabobokan' Pengguna Internet
Ardhi Suryadhi - detikinet
Ilustrasi (Ist.)
Demikian hasil penelitian dari Symantec Corp berjudul 'Report on Rogue Security Software'. Berdasarkan data yang diperoleh selama 12 bulan -- dari Juli 2008 sampai Juni 2009 -- menunjukkan bahwa para penjahat dunia maya menggunakan taktik menakut-nakuti yang semakin persuasif di ranah online untuk meyakinkan pengguna agar membeli software keamanan palsu.
Software keamanan palsu alias scareware adalah software yang diklaim sebagai software keamanan asli. Aplikasi palsu tersebut sebenarnya memberikan nilai yang sedikit atau tidak sama sekali dan bahkan mungkin menginstal program jahat atau mengurangi keamanan komputer secara keseluruhan.
Untuk meyakinkan pengguna yang tidak awas agar menginstal software palsu mereka, para penjahat cyber menempatkan iklan internet yang memanfaatkan kekhawatiran pengguna akan serangan-serangan keamanan.
Iklan-iklan tersebut biasanya memberikan klaim palsu seperti 'jika iklan berkelip-kelip, komputer Anda mungkin menghadapi resiko atau terinfeksi," sehingga memaksa pengguna untuk mengikuti sebuah link untuk memindai komputer mereka atau mendapatkan software untuk menghilangkan ancaman tersebut.
Menurut penelitian tersebut, 93% instalasi software dari 50 software keamanan palsu teratas diunduh sengaja oleh pengguna. Sampai Juni 2009, Symantec telah mendeteksi lebih dari 250 jenis program software keamanan palsu.
"Hasil-hasil temuan dalam Report on Rogue Security Software kami memperjelas bahwa para penjahat dunia maya siap, selalu bersemangat, dan memiliki perangkat lengkap untuk memangsa para pengguna Internet saat ini," kata Stephen Trilling, Senior Vice President Symantec Security Technology & Response dalam keterangannya, Selasa (10/11/2009).
Masih menurut laporan tersebut, kerugian finansial awal yang diderita konsumen yang mengunduh produk-produk palsu tersebut bervariasi dari US$30 hingga US$100. Namun, kerugian yang terkait dengan biaya untuk memperoleh kembali indentitas individu bisa jauh lebih besar.
Program-program keamanan palsu tersebut tidak hanya menipu pengguna demi uang, tapi data pribadi dan informasi kartu kredit yang diberikan selama pembelian dapat digunakan untuk penipuan lain atau dijual di forum-forum pasar gelap yang berakhir dengan pencurian indentitas.
"Para pembuat scareware dapat menipu ribuan orang untuk memperoleh uang yang jumlahnya relatif kecil dari masing-masing korban pada saat yang bersamaan dan meraup total keuntungan yang sangat besar," imbuh David Wall, PhD. Professor dari Centre for Criminal Justice Studies, University of Leeds.
( ash / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Selasa, 07/02/2012 15:13
BRTI Rilis Nama CP 'Pencuri Pulsa' - Selasa, 07/02/2012 14:58
Ini Dia Ponsel yang Paling Kuat di Suhu Beku - Selasa, 07/02/2012 13:24
8 Sosok Bertalenta di Dunia Teknologi - Selasa, 07/02/2012 12:45
Malaikat 'Steve Jobs' Iklankan Android, Fans Apple Berang - Selasa, 07/02/2012 15:35
Untuk Body Only, Nikon D800 Dipatok Rp 27 Juta
Komentar Terpopuler
- Rabu, 01/02/2012 14:37 WIB
Pantaskah iPhone 4S Dihargai Tinggi? - Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Kamis, 02/02/2012 18:51 WIB
Dirut Telkomsel: Tudingan Pedagang Pulsa Salah Alamat - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Korupsi Proyek di ESDM, Ridwan Sanjaya Dituntut 8 Tahun Bui
- 11 Nyawa Melayang dalam Kecelakaan Lalu Lintas di Kanada





Sending your message


---125x125.gif)
