Berita Terbaru
-
Jumat, 03/02/2012 16:22 WIB
Galaxy S II Plus Ngebut dengan Prosesor 1.5 GHz? -
Jumat, 03/02/2012 15:35 WIB
Nokia Masih Jadi Rajanya Ponsel -
Jumat, 03/02/2012 14:45 WIB
Pertaruhan Nokia Membangun 'Kerajaan' Lumia -
Jumat, 03/02/2012 11:16 WIB
Bikin Aplikasi Dalam 24 Jam? Bisa Kok! -
Jumat, 03/02/2012 11:08 WIB
Ponsel Android dari Bambu Siap Menggebrak -
Jumat, 03/02/2012 10:47 WIB
Aplikasi Android Segera Sambangi BlackBerry App World
Indeks Berita
Forum I-Net
Thread Pilihan

Jumat, 03/02/2012 14:38 WIB
Alamak, Postingan Facebook Dikomentari Sejuta Kali
Posted : radydjencolePro Kontra
- KONTRA Gunde Frendisia ″1 reason, exclusivity. Harga yg pantas, tp cb bandingin sm HH android dgn harga lbh murah, hardware yg \"mungkin\" lbh superior, fitur OS.. ″
- PRO maapgaptek ″Ga papalah harga tinggi, demi menjaga gengsi dan biar terlihat gaul.. duit duit gw ini. Dan yang paling penting gw bisa poto2an lewat instagram.. ″
19%
81%
Selengkapnya
14 Juta Charger Ditarik
Nokia Indonesia Buka Pengaduan Charger Nyetrum
Ardhi Suryadhi - detikinet
Charger Nokia (Ist.)
Regina Hutama Poli, Corporate Communications Manager Nokia Indonesia mengatakan bahwa pihaknya lebih memilih menyebut aksi tersebut sebagai program pertukaran ketimbang recall (penarikan).
"Sebab, kalau recall itu kan berarti kita melakukan penarikan, tapi yang kita ajukan itu pertukaran daripada charger itu sendiri," kilahnya kepada detikINET, Selasa (10/11/2009).
Ya, Nokia boleh saja berpendapat demikian, namun yang pasti konsumen harus waspada atas pengisi baterai ponsel yang digunakannya termasuk yang bermasalah atau tidak.
Nokia menjelaskan, charger yang bermasalah tersebut dibuat oleh perusahaan bernama BYD asal China. Adapun model charger yang dimaksud adalah AC-3E dan AC-3U di produksi antara 15 Juni 2009 - 9 Agustus 2009 dan AC-4U yang diproduksi antara 13 April 2009 - 25 Oktober 2009.
Sayangnya, Regina tidak mengetahui pasti berapa jumlah charger bermasalah di atas yang wara-wiri di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, termasuk cara konsumen untuk memeriksa apakah charger mereka perlu ditukar atau tidak, Nokia telah menyediakan situs khusus yang beralamat di http://chargerexchange.nokia.com.
"Atau kalau tidak ada akses internet, konsumen bisa menghubungi Nokia Careline di nomor telepon 526 6542 atau mengunjungi Nokia Care Centre," pungkasnya.
Menurut penjelasan Nokia, penutup berbahan plastik dari charger nyetrum tersebut pada situasi tertentu dapat menjadi longgar dan terlepas, sehingga komponen dalam charger menjadi terbuka dan menyebabkan potensi sengatan listrik jika komponen dalam charger disentuh secara langsung ketika charger dalam keadaan tersambung pada sumber listrik.
Tidak ada laporan yang diterima Nokia tentang adanya kecelakaan atau luka yang berhubungan dengan charger-charger tersebut.
( ash / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Sabtu, 04/02/2012 12:15
Anonymous Umbar Perbincangan Rahasia FBI - Sabtu, 04/02/2012 10:28
Mark Zuckerberg Bocorkan Desain Baru Facebook? - Jumat, 03/02/2012 09:01
Alamak, Postingan Facebook Dikomentari Sejuta Kali - Sabtu, 04/02/2012 08:57
Benarkah Android.Counterclank Berbahaya? - Kamis, 02/02/2012 12:05
Pembobol Situs NASA dan Pentagon Ditangkap
Komentar Terpopuler
- Rabu, 01/02/2012 14:37 WIB
Pantaskah iPhone 4S Dihargai Tinggi? - Minggu, 29/01/2012 11:48 WIB
13 Aplikasi Android yang Mengandung Virus - Senin, 30/01/2012 16:47 WIB
iPhone yang Semakin Kencang - Kamis, 02/02/2012 18:51 WIB
Dirut Telkomsel: Tudingan Pedagang Pulsa Salah Alamat - Minggu, 29/01/2012 09:22 WIB
5 Juta Perangkat Android Terinfeksi Virus Counterclank
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel





Sending your message


---125x125.gif)
