detikInet's Community

Thread Pilihan
forum
Kamis, 11/3/2010

Berita Seputar Console & Game

Posted : anaknakals

Berita Lain

Indeks Berita



Selasa, 10/11/2009 10:40 WIB

PLN Dicela Jadi Perusahaan Lilin Negara di Facebook
Fajar Widiantoro - detikinet

PLN oh PLN (ss/inet)

Jakarta - PLN mendapat sebutan baru, yaitu 'Perusahaan Lilin Negara'. Sebutan ini dilontarkan ratusan pengguna Facebook sebagai bentuk kekecewaan atas pemadaman listrik yang tiada henti dari perusahaan yang bernama asli Perusahaan Listrik Negara itu..

"Kondisi ke-Listrik-an indonesia semakin lama semakin parah. PLN yg diberikan tanggung jawab mengurusi itu malah terkesan berjalan mundur. udah 64 tahun Indonesia merdeka, tapi di hampir semua daerah terasa hidup seperti Zaman penjajahan dulu," ujar keterangan grup yang bernama 'PLN oh PLN' di Facebook.

Saat disambangi detikINET, Selasa (10/11/2009) sekitar pukul 10.00 WIB, beberapa facebookers nampak menumpahkan kekesalannya kepada PLN.

"memang nih PLN..dasar Preman Listrik Negara,,buat teman2 dalam grup ini..
tau gak di Manado itu sekali mati ga alang2..1 hari ampe 8 jam!keterlaluan ga?
waktu musim kemarau, ditanya ke PLN kenapa mati lampu., dia jawab debit air kurang, sekali udah hujan besar, bukannya suply listrik makin baik, malah mati terus...,"
ujar pengguna bernama Hery Lin.

"Gmn anak indondesia mau pinter tiap hr mati lampu 2x dlm sehari apalagi saya tinggal di ibu kota negara," ujar pengguna lain bernama Rudi Tabuti.

Grup yang didirikan oleh Yudi Armanda Syahputra tersebut kini telah beranggotakan 571 orang. Dari keterangan grup, forum ini dibuat untuk memberikan 'pujian', 'rasa terima kasih', 'kecintaan' dan harapan jutaan umat manusia indonesia yang merasa 'bahagia' dengan keprofesionalan PLN dalam mengurusi listrik negara. 
( fw / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (16 Komentar)

Baca juga:




Klik di sini:

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).