detikInet's Community
Berita Lain
-
Jumat, 12/03/2010 15:07 WIB
Hamilton Gemar 'Perang' Usai Balapan -
Selasa, 09/03/2010 09:43 WIB
Juri American Idol, Simon Cowell 'Gagap' iPod -
Senin, 01/03/2010 16:27 WIB
Audy Bisa Gila Hidup Tanpa iPod -
Sabtu, 27/02/2010 14:12 WIB
Menkominfo Tifatul Jadi Datuk Minang -
Kamis, 25/02/2010 09:43 WIB
Boediono Banjir Ucapan Selamat Ultah di Twitter -
Jumat, 19/02/2010 14:40 WIB
YouTube Fasilitasi Pengakuan Dosa Tiger Woods
Indeks Berita
Selasa, 10/11/2009 07:55 WIB
Atlet Dipecat Gara-Gara Twitter
Arya Perdhana - detikinet

Larry Johnson (reuters)
Johnson adalah running back yang bermain untuk Kansas City Chiefs. Klubnya memecat Johnson pada Senin (9/11/2009) dengan alasan membuat masalah di luar lapangan.
Dalam pernyataannya saat melepas Johnson, Chiefs sama sekali tidak menyinggung soal Twitter dari pemain yang akan berusia 30 tahun pada 19 November mendatang itu. Tapi tidak dapat dipungkiri, gelombang kontroversi Twitter Johnson adalah salah satu sebabnya.
Kasus ini bermula bulan lalu ketika John menulis tweet yang bernada menyerang pelatih Chiefs, Todd Haley. Dengan akun @toonicon, Johnson menulis, "Ayahku punya lebih banyak penghargaan dari pada para pelatih pro ini. Google saja nama ayahku."
Selanjutnya, Johnson menulis lagi. "Ayahku bermain untuk pelatih dari (film) Remember the Titans. Pelatih kami main golf. Ayahku pernah bermain untuk (Washington) Redskins. Pelatih kami? Tak ada!"
Twitter Johnson lantas mengundang komentar pedas seorang fan yang bernama Jared Launius. Rupanya, Johnson tak terima dengan komentar Launius dan me-reply dengan ucapan yang bernada merendahkan dan berbau homofobia.
Akibat ucapan itu, Chiefs langsung menskors Johnson selama dua pekan dan sang pemain sendiri sudah minta maaf. Tapi persoalan tidak selesai. Para pendukung Chiefs membuat petisi yang meminta klub memecat Johnson. Sekitar 32 ribu orang bergabung dengan petisi tersebut.
Pemecatan itu disambut dingin oleh Johnson, yang tinggal membutuhkan 75 yards untuk dapat memecahkan rekor pelari terjauh Chiefs yang selama ini dipegang Priest Holmes.
"Sebagian dirinya senang, dan sebagian lagi sangat menyesal. Ada banyak perasaan berkecamuk. Rasanya seperti putus dengan pacar. Mungkin Anda sudah dapat menebaknya, tapi tetap saja sedih saat itu terjadi," kata agen Johnson, Peter Schaffer, kepada AP.
Kejadian yang menimpa Johnson kian membuktikan bahwa ucapan di media sosial bisa berpengaruh besar dalam karir. Bulan Juli silam, pesepakbola Darren Bent mengkritik bos Tottenham Hotspur. Entah berhubungan atau tidak, Spurs lantas menjual Bent ke Sunderland.
( arp / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (2 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).






