detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA Aio Wa  ″Wahhh.gak pantes tu dihargai segitu,,, iPhone hanya cocok buat wong tuwek yg gaptek n sibuk dgn gengsi N bisnisnya,,tetangga w yg gak lebih kaya dari.. ″
  • KONTRA Boeing Hidayat   ″Sebenernya kalah jauh jika dibandingkan dgn samsung galaxy S2 kamera kalah layar kalah ma samsung.pantas saja penjualan di 2011 kalah ma S2..cuma.. ″
27%   73% 

Selengkapnya


Senin, 09/11/2009 14:10 WIB

iPhone Mengecewakan di China
Ardhi Suryadhi - detikinet


Ilustrasi (afp)

Jakarta - Meski pada awalnya begitu dinanti oleh masyarakat China, namun kehadiran iPhone di Negeri Tirai Bambu itu terbilang mengecewakan. Jangankan mendapati pengunjung yang rela berkemah di depan toko ketika penjualan perdana, antrean mengular pun tak begitu ketara meskipun masih ada.

Kehadiran iPhone di China yang dibawa oleh China Unicom pada 30 Oktober 2009 lalu memang terbilang sangat telat jika dibandingkan negara lain. Jadi, jangan mengharapkan sambutan yang gila-gilaan seperti yang terlihat di New York pada 2007 dan Hong Kong di tahun lalu.

Di Indonesia saja yang juga lumayan mesti menunggu lama, iPhone cukup mendapat sambutan meriah di hari perdananya. Meskipun seiring berjalannya hari, popularitas iPhone di Tanah Air tenggelam oleh pesona BlackBerry.

Walau demikian, China Unicom menyatakan bahwa perangkat besutan Apple tersebut sudah terjual 5000 unit di minggu pertamanya. Hanya saja, jumlah tersebut dianggap belum cukup dalam menyingkirkan asa psimisme yang menggelayut.

Harga jual yang dipatok terlalu tinggi menjadi alasan utama ketidakpercayaan kesuksesan iPhone di China. Selain itu tidak adanya konektivitas Wi-Fi juga berperan dalam menurunkan daya beli pengguna.

Apple -- selaku produsen -- bukannya tidak mau mempercantik iPhone yang dijualnya di China dengan koneksi internet nirkabel tersebut. Hanya saja, dimatikannya fitur Wi-Fi itu demi mematuhi aturan yang ditetapkan pemerintah China.

"Pasar sangat jelas ingin mendapatkan yang lebih, jika dibandingkan apa yang telah terjadi dengan debut iPhone di negara lain," ujar Bertram Lai, seorang analis dari CIMB-GK Securities.

"Harga pengenalan dari iPhone juga terbilang mahal, apalagi beberapa fitur tidak berfungsi. Jadi pasar tidak terlalu semarak menyambutnya," imbuhnya dikutip detikINET dari AFP, Senin (9/11/2009).

China Unicom menjual dua versi iPhone di bawah kontrak 3 tahun dengan Apple. Untuk yang berkapasitas 8 GB dijual 4.999 Yuan atau sekitar US$ 732, sedangkan untuk yang versi 3GS berkapasitas 32 GB dibanderol 6.999 Yuan atau setara dengan US$ 1.025. ( ash / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Berita Terpopuler

Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel