Berita Terbaru
-
Jumat, 10/02/2012 17:17 WIB
LG: BlackBerry Hanya Mengandalkan BBM -
Jumat, 10/02/2012 16:50 WIB
LG Prada 3.0 Hanya Untuk Wanita? -
Jumat, 10/02/2012 16:13 WIB
Prime 901, Ponsel TV Android -
Jumat, 10/02/2012 15:24 WIB
Prada Phone 3.0, Smartphone Android Paling Gaya -
Jumat, 10/02/2012 15:02 WIB
Menerka Perubahan di iPad 3 -
Jumat, 10/02/2012 12:46 WIB
Siri akan Bisa Bahasa China
Indeks Berita
Forum I-Net
Pro Kontra
- KONTRA Aio Wa ″Wahhh.gak pantes tu dihargai segitu,,, iPhone hanya cocok buat wong tuwek yg gaptek n sibuk dgn gengsi N bisnisnya,,tetangga w yg gak lebih kaya dari.. ″
- KONTRA Boeing Hidayat ″Sebenernya kalah jauh jika dibandingkan dgn samsung galaxy S2 kamera kalah layar kalah ma samsung.pantas saja penjualan di 2011 kalah ma S2..cuma.. ″
27%
73%
Selengkapnya
iPhone Mengecewakan di China
Ardhi Suryadhi - detikinet
Ilustrasi (afp)
Kehadiran iPhone di China yang dibawa oleh China Unicom pada 30 Oktober 2009 lalu memang terbilang sangat telat jika dibandingkan negara lain. Jadi, jangan mengharapkan sambutan yang gila-gilaan seperti yang terlihat di New York pada 2007 dan Hong Kong di tahun lalu.
Di Indonesia saja yang juga lumayan mesti menunggu lama, iPhone cukup mendapat sambutan meriah di hari perdananya. Meskipun seiring berjalannya hari, popularitas iPhone di Tanah Air tenggelam oleh pesona BlackBerry.
Walau demikian, China Unicom menyatakan bahwa perangkat besutan Apple tersebut sudah terjual 5000 unit di minggu pertamanya. Hanya saja, jumlah tersebut dianggap belum cukup dalam menyingkirkan asa psimisme yang menggelayut.
Harga jual yang dipatok terlalu tinggi menjadi alasan utama ketidakpercayaan kesuksesan iPhone di China. Selain itu tidak adanya konektivitas Wi-Fi juga berperan dalam menurunkan daya beli pengguna.
Apple -- selaku produsen -- bukannya tidak mau mempercantik iPhone yang dijualnya di China dengan koneksi internet nirkabel tersebut. Hanya saja, dimatikannya fitur Wi-Fi itu demi mematuhi aturan yang ditetapkan pemerintah China.
"Pasar sangat jelas ingin mendapatkan yang lebih, jika dibandingkan apa yang telah terjadi dengan debut iPhone di negara lain," ujar Bertram Lai, seorang analis dari CIMB-GK Securities.
"Harga pengenalan dari iPhone juga terbilang mahal, apalagi beberapa fitur tidak berfungsi. Jadi pasar tidak terlalu semarak menyambutnya," imbuhnya dikutip detikINET dari AFP, Senin (9/11/2009).
China Unicom menjual dua versi iPhone di bawah kontrak 3 tahun dengan Apple. Untuk yang berkapasitas 8 GB dijual 4.999 Yuan atau sekitar US$ 732, sedangkan untuk yang versi 3GS berkapasitas 32 GB dibanderol 6.999 Yuan atau setara dengan US$ 1.025. ( ash / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Jumat, 10/02/2012 19:05
Membludak, Pemesanan Nikon D800 Dihentikan - Jumat, 10/02/2012 17:17
LG: BlackBerry Hanya Mengandalkan BBM - Jumat, 10/02/2012 19:26
Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot 'Avatar' - Jumat, 10/02/2012 11:27
Inikah Bocoran Tampilan iPad 3? - Jumat, 10/02/2012 07:04
Google Chrome 17 Tampil Lebih Ngebut
Komentar Terpopuler
- Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone - Selasa, 07/02/2012 14:58 WIB
Ini Dia Ponsel yang Paling Kuat di Suhu Beku - Selasa, 07/02/2012 09:36 WIB
Pekerja Pabrik iPad Belum Pernah Melihat iPad
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut di Puncak Jam 2 Dini Hari
- TB Silalahi Akan Panggil Diana untuk Buktikan Politik Uang di Kongres PD






Sending your message


---125x125.gif)
